Jokowi Resmikan MPP Air Anyir Bangka dan MPP Suge Belitung
Presiden RI Joko Widodo resmikan Mobile Power Plant (MPP) 2X25MW Air Anyir Bnagka dan 1x25MW Suge Belitung.
Penulis: Dede Suhendar | Editor: fitriadi
Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar
BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Presiden RI Joko Widodo melalui video conference meresmikan Mobile Power Plant (MPP) 2X25MW di Air Anyir, Kecamatan Merawang, Bangka dan 1x25MW di Suge, Desa Pegantungan, Kecamatan Belitung.
Sedangkan simbolis acara yang dihadiri oleh Presiden dipusatkan di Pontianak ini.
Pada Sabtu (18/3/2017), orang nomor satu di Indonesia itu meresmikan secara serentak delapan MPP yang tersebar di Pontianak, Lampung, Nias, Riau, Medan, Bangka, Belitung dan Lombok.
Melalui siaran rilis PT PLN Wilayah Babel disebutkan, sebelumnya pada bulan Juni tahun 2016 yang lalu Presiden melakukan Ground Breaking Mobile Power Plant 2x25MW di Pulau Bangka dan 1x25 MW di Pulau Belitung.
Dalam waktu yang relatif cepat, pada November 2016 untuk MPP Air Anyir Bangka dan Januari 2017 untuk MPP Suge Belitung sudah dapat beroperasi memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Kami berharap kondisi ini dapat menjadi stimulus bagi para investor untuk menciptakan industri padat karya, sehingga tenaga kerja terserap dengan baik dan pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung ini semakin bergairah,” kata General Manager PLN Babel, Susiana Mutia.
Dengan beroperasinya MPP Air Anyir Bangka 2X25MW dan MPP Suge Belitung 1x25MW ini berdampak positif pada keandalan pasokan listrik di Bangka Belitung.
Saat ini daya mampu listrik untuk sistem Bangka sebesar 185 MW yang sebelumnya 135 MW dengan beban puncak 130 MW.
Sedangkan untuk sistem Belitung, daya mampu sebelumnya sebesar 40 MW kini menjadi 65 MW dengan beban puncak 38 MW.
Lebih dari itu, kondisi ini juga berpengaruh positif terhadap kapasitas sistem pembangkit.
Pengoperasian MPP Air Anyir Bangka 2X25MW dan MPP Suge Belitung 1x25MW ini cukup untuk melistriki 17 ribu pelanggan rumah tangga dan 60 pelanggan industri skala besar di Bangka Belitung secara keseluruhan, dengan rincian 14 ribu pelanggan rumah tangga dan 40 pelanggan industri di Pulau Bangka serta tiga ribu pelanggan rumah tangga dan 20 pelanggan industri di Pulau Belitung.
Pada sisi transmisi PLN juga telah merampungkan jaringan transmisi 150 kV Pangkalpinang-Kelapa (61kmr) dan Pangkalpinang-Koba (70kmr).
Artinya, setengah pulau Bangka telah menjadi satu kesatuan sistem kelistrikan. Sehingga listrik yang ada di Air Anyir ini dapat dievakuasi sampai ke daerah Koba dan Kelapa dengan cukup baik.
Sedangkan untuk Belitung sudah tersedia transmisi 70kV Suge – Dukong (20kmr) dan selanjutnya akan dibangun transmisi 70kV Dukong – Manggar (90kmr) yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2018.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pltg_20170318_103111.jpg)