Breaking News
Selasa, 7 April 2026

Menarik Wisatawan Berkali-kali Datang ke Bangka Masih Jadi PR Besar

Pengembangan sektor pariwisata mesti melibatkan semua pihak agar bisa mengemas wisata dengan baik.

Penulis: nurhayati | Editor: fitriadi
Bangkapos.com/Nurhayati
Kepala Dinas Pariwisata , Pemuda dan Olahraga, Thony Marza 

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pengembangan potensi pariwisata ini Pemkab Bangka tidak bisa berdiri sendiri.

Pasalnya, sektor pariwisata melibatkan semua pihak agar bisa mengemas wisata dengan baik.

"Jalanan bagus, keamanan yang bagus, sebab wisata tidak pernah tercapai jika keamanan tidak bagus," jelas Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka Thony Marza kepada bangkapos.com di kantornya, Rabu (22/3/2017).

Sedangkan untuk pengembangan wisata, menurut Thony apa yang disampaikan Bupati Bangka H Tarmizi Saat memang belum 'berlari' tetapi bukan berarti jalan di tempat.

Diakuinya, berbagai peningkatan sudah terjadi seperti event Sungailiat Triathlon dari tahun ke tahun pesertanya semakin bertambah.

"Ini mengalami peningkatan tetapi untuk membuat orang berkali-kali datang ke Bangka menjadi kerja besar bukan hanya untuk pemerintah daerah tetapi untuk semua. Sekarang kita sedang mengusahakan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata tetapi ini masih proses. Mudah-mudahan kita harapkan tahun ini bisa kelar," jelas Thony.

Selain itu untuk data kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bangka dari tahun ke tahun menurutnya, semakin meningkat. Tahun 2013 sebanyak 62.425 orang, tahun 2015 menurun sebanyak 53.809 orang, namun tahun 2015 kembali naik menjadi 72.134 orang, tahun 2016 sebanyak 75.331 orang dimana jumlah wisman sebanyak 378 orang dan wisnu sebanyak 74.953 orang.

"Ini selalu mengalami peningkatan. Untuk tahun 2016 sudah 75.331 orang. Untuk pariwisata ini banyak yang harus kita siapkan baik dari masyarakat, infrastrukturnya, pengusahanya, energi listriknya, perhubungannya seperti penerbangannya. Kalau ada penerbangan internasional mungkin bisa menyangi Batam. Kalau untuk menyaingi Bali memang belum waktunya karena Bali sudah jadi brandnya wisata Indonesia," kata Mantan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka ini.

Pihaknya juga sudah sudah menginventarisir destinasi di Kabupaten Bangka. Namun untuk pengelolaannya tidak semuanya dikelola oleh Pemkab Bangka tetapi sebagian dikelola langsung oleh pihak swasta.

Destinasi wisata Kabupaten Bangka terdapat di Kecamatan Sungailiat seperti Hutan Wisata, Pantai Teluk Uber, Pantai Tanjung Pesona, Pantai Tongaci, Pantai Matras, Pantai Parai Tenggiri, Pantai Rambak, Pantai Batu Bedaun, dan Pantai Tikus Emas.

Di Kecamatan Pemali seperti Kolong Air Simpur, dan Tirta Tapta, untuk Kecamatan Merawang objek wisatanya yakni Pantai Air Anyer, Hutan Von Wilson dan di Kecamatan Puding Besar yakni Tugu Nibung.

"Untuk wisata sejarahnya di Sungailiat Tugu Turup, Kuburan Belanda Srimenanti. Wisata religiusnya seperti Pemandian Dewi Kuan Yin, Puri Tri Agung. Wisata agronya, di Agro Wisata Pantai Rebo, Kebun Lada Putih Tanjung Ratu, wisatawan bisa berkunjung kesana jika mau melihat kebun lada putih.
Di MAP sudah kita tambahkan untuk wisata agronya. Secara prinsip untuk agro ini yang tidak ada ditempat lain adalah lada," ungkap Thony.

Untuk Kecamatan Belinyu di Pantai Romodong, Pantai Penyusuk, Pantai Teluk Kelabat, Pulau Putri dan Pulau Lampu. Sedangkan untuk Pulau Dante baru akan dikembangkan oleh dinas pariwisata agar bisa menjadi destinasi wisata.

Menurut Thony, pihak desa setempat mulai ada sentuhan untuk menata wisata di Pulau Dante.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved