Senin, 20 April 2026

Ternyata, Manusia Kerdil yang Dilihat Pengendara Trail di Hutan Aceh Memang Nyata

Manusia kerdil itu berasal dari Suku Mante, salah satu suku yang hampir punah yang tinggal di gua-gua dan pinggir sungai di pedalaman Aceh.

Editor: Alza Munzi
Instagram
Manusia kerdil di Aceh 

BANGKAPOS.COM -  Semua bermula ketika seorang pengendara motor trail yang sedang menyusuri pedalaman Aceh dikejutkan oleh sesosok manusia kerdil berlari membawa kayu.

Pengendara motor itu sempat mengejarnya tapi si manusia kerdit terlalu gesit dan menghilang di balik ilalang.

Adegan itu bisa kita lihat di YouTube yang diunggah oleh akun bernama HZTN.

Dari beberapa informasi di internet, diketahui bahwa manusia kerdil itu berasal dari Suku Mante, salah satu suku yang hampir punah yang tinggal di gua-gua dan pinggir sungai di pedalaman Aceh.

Harian Kompas pernah mengulas suku ini pada 18 Desember 1987 silam dalam sebuah artikel berjudul “Ditemukan Lagi, Suku Mante di Daerah Pedalaman Aceh”.

Tulisan itu sendiri berdasarkan kesaksian seorang pawang hutan bernama Gusnar Effendy.

Ia menemukan Suku Mante hidup di belantara pedalaman Lokop, Kabupaten Aceh Timur. Ia juga pernah bertemu dengan suku tersebut di hutan-hutan Oneng, Pintu Rimba, Rikit Gaib di Kabupaten Aceh Tengah dan Aceh Tenggara.

Berdasarkan pemaparan Gusnar, suku ini umumnya tinggal di gua-gua dan celah gunung. Jika siang, mereka biasa berada di alur-alur sungai yang berada di tengah lembah.

Beberapa gua yang kerap ditinggali suku terasing ini antara lain Gua Bete, Jambur Atang, Jambur Ketibung, Jambur Ratu dan Jambur Situpang.

Dari segi fisik, Suku Mante ini memiliki ciri-ciri tubuh kerdil dengan ketinggian sekitar satu meter. Rambut terurai panjang hingga pantat. Sebagian dari mereka bertelanjang.

Mereka memiliki kulit cerah, tubuh berotot dan kasar serta wajah bersegi dengan dahi sempit. Kedua alis mata mereka bertemu di pangkal hidung yang tampak pesek.

Dari beberapa sumber yang bisa kita akses dari internet, di sana disebutkan bahwa Suku Mante merupakan salah satu etnis terawal dan pembentuk etnik-etnik di Aceh.

Suku ini bersama suku lainnya, yakni Lanun, Sakai, Jakun, Senoi dan Semang, merupakan cikal bakal suku-suku yang saat ini ada di Aceh.

Mante pertama kali diperkenalkan oleh Snouck Hurgronje

Menurut keterangan Harian Kompas, nama “Mante” pertama kali diperkenalkan oleh Dr Snouck Hurgronje dalam bukunya, De Atjehers.

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved