Makanan Esktrim! Rempah-rempah Dibakar Lalu Dimasukkan ke Mulut Dalam Kondisi Berapi
Paan menjadi bagian makanan kuliner India sejak Zaman Weda, sekitar pertengahan milenium kedua
BANGKAPOS.COM - Paan menjadi bagian makanan kuliner India sejak Zaman Weda, sekitar pertengahan milenium kedua sampai pertengahan milenium pertama SM.
Seperti yang dilansir dari odditycentral.com, paan merupakan jajanan yang dibuat dari campuran rempah-rempah, mukhwas, buah-buahan kering, dan gula yang dibungkus daun betel.
Menurut Ayurvedic, paan bisa mengobati beberapa penyakit, seperti batuk, pilek, dan sakit kepala.
Paan juga bermanfaat untuk menyegarkan nafas dan pendongkrak kejantanan.
Saat ini, "paan" sudah memiliki banyak variasi yang dijual di kedai-kedai di pinggir jalan di berbagai kota di India.
Dengan kompetitor yang semakin banyak, pedagang paan semakin berpikir keras untuk membuat paan-nya berbeda.
Salah satu kreativitas yang dibuat pedagang paan satu ini yaitu menyajikan paan berapi.
Paan berapi ini sebenarnya sama dengan paan pada umumnya.
Namun, sebelum dimakan, paan dibakar dulu dan kemudian langsung dimasukkan ke dalam mulut.
Keluarga Pradhuman Shukla memiliki kedai paan di Delhi, India, selama lebih dari 20 tahun.
Namun Pradhuman Shukla sendiri akan membuat kedai paan nya berbeda dengan menjual paan berapi.
Pengusaha 31 tahun tersebut berkata sekitar satu tahun lalu mantan karyawannya memberikan ide untuk menyalakan api di paan sebelum menyajikannya pada pelanggan.
Sejak saat itu, paan berapi terus disajikan hingga sekarang.
Orang-orang mengantri untuk mencoba paan berapi milik Pradhuman.
Sementara banyak yang ragu mencobanya, tapi rasa penasaran mereka lebih besar daripada ketakutannya.
"Kami tahu ini sedikti beresiko, tapi pelanggan menikmatinya.
Orang-orang ketakutan pertama kalinya, tapi ketika mereka mencobanya, tidak ada efek samping, seperti paan pada umumnya.
Aku sudah pernah mencobanya, aman dan tidak akan membuat orang terluka."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/paan-berapi_20170329_131616.jpg)