Kamis, 21 Mei 2026

Kawanan Ular Piton Pemangsa Akbar Bermunculan

Baru dua ular piton yang dibunuh warga, termasuk yang menelan Akbar. Jadi masih ada lima ekor.

Tayang:
Editor: fitriadi
TRIBUN TIMUR/RENI KAMARUDDIN
Puluhan warga di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, ikut menangkap ular piton sepanjang delapan meter di dekat kandang ternak sapi milik warga, Selasa, (19/7/2016). 

Dia tahu Salubiro, khususnya, merupakan sarang piton.

Ramli meminta pemerintah turun tangan atas kejadian yang menimpa putra sulungnya itu.

"Kami berharap, ada upaya dari pemerintah atas kejadian ini," katanya kepada Tribunsulbar.com di kediaman duka, Salubiro, kemarin.

"Kalau memang tidak ada bantuan secara materi, setidaknya Pemerintah Daerah ada upaya mengimbau warga membersihkan kebunnya," ujar Ramli.

Baca: Calon Suami Bella Kembali Tepergok Rangkul Wanita Seksi

Menurutnya, membiarkan kebun sawit semrawut sama saja memelihara ular buas.

"Apalagi kita tahu, memang dari dulu di sini banyak ular piton," ujarnya.

Ramli juga sudah tahu, jika pemberintaan tribun-timur.com tentang anaknya, juga menjadi perhatian media asing.

Tetapi, dia menyayangkan pemerintah setempat, Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, seolah tak tahu.

"Pemerintah di sini kayak jalan sendiri-sendiri, buktinya ini kejadian sudah diberitakan di mana-mana, tapi belum satu pun yang datang melihat lokasi kejadian ini," katanya.

Baca: Misteri Eyang Subur, Usahanya Hanya dari Menjahit tapi Hartanya Miliaran

Senada Ramli, tetangganya bernama Abidin, juga menilai pemerintah cuek.

"Jangankan datang di sini, ungkapan belasungkawa pun tidak ada," kata petani sawit tersebut.

Gagal Dijual

Bangkai ular piton raksasa yang memangsa dan menelan seorang petani sawit bernama Akbar Ramli (25) akhirnya dikubur, Kamis (30/3/2017).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved