Selasa, 14 April 2026

Pria Ini Ngamuk Tusuk Kakak Ipar dan Sandera Dua Balita Keponakannya

Tembakan anggota polisi mengenai bagian badan Vulla, sampai akhirnya pelaku penyanderaan dua balita itu tewas.

Editor: fitriadi
TRIBUNKALTIM.CO/JUNISAH
Anggota Polisi dari Polres Tarakan berusaha membujuk Vulla yang ada di dalam rumah untuk membebaskan dua sandera balita di Jalan Gajah Mada RT 1 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (4/4/2017). 

BANGKAPOS.COM, TARAKAN -  Door..dorr! Bunyi letusan pistol terdengar saat polisi melumpuhkan Vulla, pelaku penyanderaan dua balita keponakannya sendiri di dalam rumah, Jalan Gajah Mada, RT 1, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Tarakan Barat, Selasa (4/4/2017).

Tembakan anggota polisi mengenai bagian badan Vulla, sampai akhirnya tewas.

Dua balita, yakni Fazri (5) dan Aisyah (2) yang sempat disandera berhasil diselamatkan.

Jenazah Vulla langsung dimasukkan dalam kantong mayat warna oranye dan dibawa ke Ruang Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan menggunakan mobil ambulans.

Sebelum menyandera dua balita tersebut, Vulla sempat mengamuk melukai Ernawati, ibunda dua balita hingga mengalami luka‑luka di bagian lengan, dada, dan paha kiri.

Kini Ernawati dalam kondisi kritis tengah dirawat di RSUD Tarakan.

Sebelum ditembak, polisi sudah melakukan berbagai upaya membujuk Vulla agar melepaskan kedua keponakannya.

Selama dua jam melakukan pendekatan, Vulla juga tidak mau melepaskan dua bocah itu.

Bahkan polisi yang dibantu anggota TNI terus membujuk Vulla, karena melihat Fazri yang berada di dekapan Vulla mengalami luka bagian lengan dan perut.

Karena kondisi yang membahayakan sang bocah, polisi pun mengambil langkah untuk melumpuhkan Vulla.

Tembakan mengenai bagian badan Vulla hingga akhirnya meninggal.

Peristiwa penyenderaan paman terhadap kedua keponakan yang masih kecil‑kecil bermula sekitar pukul 12.00 Wita.

Saat itu Ernawati menegur Vulla agar ganti baju supaya tidak sakit. Bukannya ganti baju, usai ditegur Vulla malah masuk ke dapur mengambil pisau.

Tidak lama kemudian, tiba‑tiba pisau yang dia dibawa diarahkan ke Ernawati yang sedang menidurkan kedua anaknya di kamar.

Seperti kerasukan setan, Vulla beberapa kali menusuk Ernawati di bagian lengan, dada, dan paha kiri.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved