Kamis, 23 April 2026

Balita Selamat, Ayah-Ibu dan Kakaknya Dibantai

Satu keluarga yang terdiri dari lima orang ditemukan tewas mengenaskan di Medan Deli Sumut.

Editor: fitriadi
Tribun Medan / HO
Dua korban pembunuhan di Jalan Kayu Putih, Gang Benteng, Mabar, Medan Deli, Minggu (9/4/2017). 

Baca: Lahapnya Nagita Slavina Makan Mi Ayam di Pinggir Jalan

Pelaku pembunuhan yang menghabisi nyawa satu keluarga di Jalan Rumah Potong Hewan/Kayu Putih, Gang Bakaran Batu, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli diduga membawa kabur motor milik korban.

Hal itu disampaikan oleh Susi, bibi dari Yanti (korban tewas).

"Kemanakan saya ini punya motor Honda Vario warna putih. Menurut informasi, motor punya kemanakan saya dibawa kabur sama pelaku," kata Susi terisak-isak di lokasi kejadian, Minggu (9/4/2017).

Susi mengatakan, lemari di kamar korban sempat diacak-acak. Namun, katanya, harta benda berupa emas tidak ada yang dibawa kabur.

"Gelang emas dan beberapa perhiasan masih utuh. Hanya sepeda motornya saja yang dibawa kabur pelaku," ungkap Susi.

Baca: Polwan Cantik yang Pernah Heboh Dianiaya Perwira Itu Kini Tergolek

Orangtua Rianto yang tiba di lokasi mengaku terkejut begitu mengetahui anaknya (Rianto), menantu (Yani), besannya (Marni) dan dua cucunya (Naya dan Gilang) meninggal karena dibunuh Orang Tak Dikenal (OTK).

"Astaghfirullah, ya Allah. Anak ku orang baik-baik. Ya Allah hanya anak ku yang tahu," kata ibu Rianto, Murni yang terus menangis.

Murni terus bercerita bila anaknya tidak pernah mempunyai musuh dan jarang memiliki masalah.

"Setahu saya, anakku setiap kerja pergi pagi pulang sore. Istri dan mertuanya pun jarang keluar rumah hanya buat lumpia saja," ungkap wanita yang mengenakan jilbab merah muda motif bunga itu.

Baca: Inilah Sosok Politisi PKS yang Ditangkap Densus, Punya Jabatan Prestisius dan Suka Nyeleneh

Serimpi, saksi yang menemukan jenazah satu keluarga di Jalan Kayu Putih, Gang Benteng, Mabar, Medan Deli masih diperiksa polisi.

Ihwalnya perempuan itu ingin mengingatkan Riyanto (40) matikan lampu depan.

"Sekitar pukul 08.30 WIB Nek Serimpi melintas di depan rumah mereka (Riyanto) untuk bilangkan agar lampu teras dimatikan. Apalagi pintu depan terbuka. Namun kaget banyak bercak darah," ujar Yanto, warga setempat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved