Jumat, 29 Mei 2026

Gadis Ini Blak-blakan soal Kabar Dirinya Jadi Pemeran Video Porno Asd Ria From Bali

Serlien disebut sebagai gadis yang memerankan video porno bersama pria bule berdurasi hampir 45 menit di Bali.

Tayang:
Editor: fitriadi
Facebook
Sherlien Darmay 

Berikut isi pernyataan tersebut:

Ternyata efek video ASD menyebabkan beberapa orang menggunakan ilmu cocologi untuk menunjukkan paling tau siapa artis video tsbt, dan keponakan sy jadi korban dicocok2an sebagai pelaku di video trsbt. Kalau masih menganggap wajah keponakan sy sama dengan artis video trsbt, sy sarankan untuk membeli kacamata di optik terdekat dan atau menonton video fullnya (tidak sy rekomen) lalu bandingkan wajahnya.

Sy selesaikan dulu secara personal dengan mengirim pesan secara pribadi ke pelaku pencemaran, beberapa pelaku sudah minta maaf dan menghapus postingnya, beberapa lg masih blm respon. Jika masih berlanjut, kami akan mengambil tindakan sesuai ketentuan berlaku

Sebagai gambaran menurut UU ITE (Revisi), Ancaman pidana penghinaan dan/atau pencemaran nama baik adalah paling lama 4 (tahun) dan/atau denda paling banyak Rp 750 juta.

Hati2 memposting sesuatu, telusuri dulu sumber asli/resmi sebelum memposting. Coba dibayangkan hanya gara2 salah posting hidup kita menjadi kacau karena masuk penjara 4 tahun dan/atau denda Rp 750 juta.:-).

Bagi yang melihat posting2 terkait hal tersebut di grup lain, mohon bantuan klarifikasi dan/atau memberikan link serta identitas pelaku ke saya (fb ini). Kami serius mengambil tindakan terhadap pencemaran nama baik dan pelanggaran privasi tersebut.

Baca: ABG Mesum di Warnet Sampai Buka Rok dan Lakukan Ini

Terkait kasus video porno tersebut, Dirkrimsus Polda Bali Kombes Pol. Kenedy menyatakan telah mengantongi identitas pelaku video mesum tersebut.

“Kasus itu berawal dari adanya facebook Ria. Akun sudah ada dan masih dilakukan penyelidikan. Identitas Ria sendiri sudah kami kantongi namun memang belum ditangkap,” terangnya.'

Menurutnya setelah dilakukan pengecekan website yang memuat konten tersebut IP address-nya di Jerman.

Kemungkinan dugaan pelaku juga dari negara yang sama.

Baca: Wanita Ini Beri Saran Agar Julia Perez Disuntik Mati Saja

Keterangan tersebut memang sesuai dengan pengakuan John Tron yang tertulis di akun facebooknya yang menerangkan bahwa dia berasal dari Dresden, kota di Sachsen, Jerman.

“Kami sedang memburu lokasi dan pelakunya,” terangnya.

Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja menyatakan, video yang ramai di jejaring sosial itu sudah masuk dalam penyelidikan pihaknya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved