Nenek Ini Bahagia Tinggal satu Atap Bareng Tiga Kambing

Sehari-hari Samitun tidur ditemani tiga ekor kambing yang ia beri nama Blegon dan Koploh, dan Gembrut.

Nenek Ini Bahagia Tinggal satu Atap Bareng Tiga Kambing
Surya
Samitun (85) memberi makan kambing kesayangannya. 

Ia mengaku sudah lama hidup bersama kambingnya. Kambing itu diperoleh dari upah merawat kambing.

Dia sengaja memberi nama kambing-kambingnya. Alasannya agar kambingnya menurut saat ia panggil.

Samitun memperlakukan kambingnya seperti anaknya sendiri. Dia jarang mengikat kambing-kambingnya selama berada di dalam rumah.

Kambingnya dibiarkan bebas berkeliaran di dalam rumah, hingga kotoran kambingnya berserakan di mana-mana.

Bahkan, ranjang bambu tempat dia tidur juga dipenuhi kotoran kambing. "Kasihan kalau diikat," katanya.

Waktu itu, sekitar pukul 10.30, Samitun baru tiba di rumahnya. Ia baru saja pulang dari mencari rumput di hutan tak jauh dari rumahnya. "Habis cari rumput," katanya.

Setelah meletakkan keranjang berisi rumput, ia masuk ke dalam rumahnya dan menyapa tiga ekor kambingnya.

"Sik, sabar nggih," katanya sambil membuka pintu rumahnya yang terbuat dari anyaman bambu.

Blegon dan Koploh, tampak gembira melihat kedatangan majikannya. Begitu juga dengan Gembrut yang merupakan anak kambing perkawinan dari Blegon dan Koploh.

Seperti manusia, kambingnya ia beri makan tiga kali dalam sehari, pagi, siang, dan malam hari.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved