Selasa, 14 April 2026

Sandiaga Terperangah Ditanya soal JK Mengkudetanya Sebagai Cagub

Sandiaga Uno sempat terperangah atau diam sesaat ketika ditanya mengenai intervensi Jusuf Kalla yang mengkudeta dirinya sebagai cagub.

Editor: fitriadi
istimewa
Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Rabu (26/4/2017) di restoran Meradelima, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

Adapun sebelumnya Sandi juga menyebut masa-masa pencarian pendampingnya hingga disepakati nama Anies sebagai masa-masa krusial.

Masa krusial yang dimaksud adalah dari tanggal 21 sampai 23 September 2016. Sandi berjanji akan menorehkan cerita lengkap seputar itu, termasuk soal masa-masa krusial sampai mengapa Anies yang dipilih, ke dalam sebuah buku.

Selain itu, dalam buku tersebut, Sandi juga akan menceritakan pengalamannya selama 18 bulan berkeliling Jakarta menyapa warga.

Intervensi Kalla

Ketua Umum Partai Amanat Nasional ( PAN) Zulkifli Hasan bercerita soal mengapa sosok Anies Baswedan dipilih untuk diusung sebagai calon gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Mulanya, kata Zulkifli, tak ada partai yang mau mengusung Anies.

Sosok Yusril Ihza Mahendra lah yang sempat digadang untuk diusung enam partai, yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Gerindra, dan Partai Keadilan Sejahtera.

Sedangkan Sandiaga Uno menjadi calon wakil gubernurnya.

"Dulu terus terang, saudara Anies itu tidak ada yang mau. Ini saya buka rahasianya," kata Zulkifli saat membawakan keynote speech dalam seminar nasional kebangsaan Gerakan Muballigh dan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/5/2017).

"Calon itu Yusril, Sandi, sudah. Dihitung-hitung enggak menang. Sampai jam 12 malam sebelum pendaftaran. Maka dicarilah kesepakatan enam partai itu," sambung dia.

Sosok Pengusaha Chairul Tanjung pun sempat dibidik. Namun Chairul menolak karena bisnisnya tengah susah.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pun menyodorkan nama Agus Harimurti Yudhoyono. 

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sempat menyanggupi tawaran tersebut. Namun dengan syarat Sandiaga sebagai calon gubernurnya.

Sebab, Sandiaga sudah lama bergerak untuk maju ke Pilgub DKI.

Namun, pada Pukul 21.00 WIB sebelum pencalonan calon gubernur dan wakil gubernur, Sandiaga mendatangi kediaman Zulkifli di Widya Chandra untuk menyatakan kesediaannya menjadi calon wakil gubernur untuk Agus.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved