Pacar Sewaan di Bali Banyak Disukai Wanita dari Banyak Negara
Pria berusia 25 tahun ini blak-blakan mengungkapkan dirinya berprofesi sebagai pacar sewaan di Bali.
"Mereka sendiri yang memutuskan berapa membayar saya", tambahnya.
"Bagi saya lebih menyenangkan tak memikirkan uang dan saya memang tak mengejarnya", lontarnya.
Baca: Kisah Viral Berondong Nikahi Nenek-nenek
Bali Boyfriend ini mengaku profesinya menjadi pacar sewaan bukan untuk keuntungan finansial, tetapi untuk mengejar mimpinya.
"Menyenangkan dan ini kesempatan untuk bertemu dengan banyak orang dan berinteraksi".
"Jadi kenapa tidak?". "Saya bisa belajar dari klien baru yang saya temui", akunya,
"Dan saya bisa belajar memperlakukan wanita lebih baik. Tentang apa yang mereka inginkan dan bagaimana mereka ingin diperlakukan."
"Mereka ingin dimanjakan dengan perhatian". "Bersenang-senang, minum anggur yang enak, melihat bintang, dan berpegangan tangan di pantai".
Baca: Ahok Tempati Sel yang Sama dengan PNS yang Dipecatnya
Mengenai hal lain, ia tak memungkiri jika ia juga menjadi patner sensual di tempat tidur.
Menurutnya banyak klien yang menceritakan perselingkuhan hingga pasangan yang tidak sempat berpelukan atau berbicara usai bercinta.
"Saya mendengarkan mereka lebih banyak, memberi mereka perhatian".
"Mereka ingin kebebasan menceritakan banyak hal dan kebanyakan tak mendapatkannya dari pasangan di dunia nyata".
(Banjarmasin Post/Restudia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pacar-sewaan_20170510_164347.jpg)