Selasa, 14 April 2026

Sabda Rasulullah SAW Kini Terbukti Adanya! Manusia Ternyata Akan Dilanda Dua Hal Ini

Nabi Muhammad SAW pernah menyampaikan sebuah nasihat dihadapan para sahabat-sahabatnya

Editor: Iwan Satriawan
berdoa3 

Dua hal ini seakan tengah melanda sebagian orang di zaman ini, seperti apa yang dikatakan Rasullullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Maraknya fenomena korupsi, penipuan, penghalalan segala cara untuk mendapatkan uang serta kekuasan, dan sejenisnya seolah marak terjadi dimana-mana.

Hal ini jelas menunjukkan bahwa pelakunya merupakan sosok yang sudah sangat terlena akan dunia dan tak memikirkan apa yang akan ia alami akibat hal tersebut.

Tak peduli halal atau haram, menzalimi dan menyakiti orang lain semata demi kesenangan sendiri juga merupakan tanda seseorang sudah terlalu cinta dunia yang sebnarnya hanya sementara ini.

Banyak orang yang justru merasa takut kehilangan hartanya, jabatannya, dan kekuasaannya.

Jika hal ini terjadi, rasa depresi dan stress karena kehilangan akan muncul dan menghinggapi orang tersebut.
Berbicara tentang takut mati sebenarnya tak pernah lepas dari namanya cinta akan dunia.

Saking cintanya seseorang kepada dunia, ia akan merasa seolah tak rela jika harus kehilangan kenikmatan dunia.

Hal ini membuat orang tersebut takut jika maut memanggil dan memisahkan mereka dari kenikmatan dunia.

Hal serupa pernah terjadi pada Abdullah bin Ubay, yang berlari pulang saat menuju ke medan Perang Uhud.

Dunia pada dasarnya adalah tempat persinggahan sementara yang tak seharusnya membuat kita terlena.

Momen hidup didunia selayaknya dijadikan momentum untuk memperbaiki kualitas diri, terutama kualitas ibadah kita.

Mereka yang seringkali terlena akan keindahan dunia akan dibutakan matanya dan lupa akan kewajiban mereka untuk beribadah kepada Allah SWT.

Bahkan, banyak kisah yang menyebut jika mereka yang sudah meninggal dunia rela untuk kembali sebentar ke dunia untuk beribadah kepada Allah SWT, namun semua sudah terlambat.

Semua terlambat karena selama di dunia, mereka menyia-nyiakan kesempatan untuk beribadah dan berbuat baik yang sudah banyak tersebar di depan mata.
Dalam sebuah kisah, Ja’far bin Sulaiman berkata bahwa dia mendengar Robi’ah menasehati Sufyan Ats Tsauri, إنما أنت أيام معدودة، فإذا ذهب يوم ذهب بعضك، ويوشك إذا ذهب البعض أن يذهب الكل وأنت تعلم، فاعمل. “

“Sesungguhnya engkau bagaikan hari yang dapat dihitung. Jika satu hari berlalu, maka sebagian darimu juga akan pergi. Bahkan hampir-hampir sebagian harimu berlalu, namun engkau merasa seluruh yang ada padamu ikut pergi. Oleh karena itu, beramallah.” (Shifatush Shofwah, 1/405, Asy Syamilah).

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved