Anggota Paskhas Ambil Sangkur di Hadapan Perwira Lalu Tikam Leher Sendiri
Tewasnya anggota Batalyon Komando (Yonko) 464 Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU , Praka Yudha Prihartanto, dipastikan karena bunuh diri.
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Tewasnya anggota Batalyon Komando (Yonko) 464 Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU , Praka Yudha Prihartanto, dipastikan karena bunuh diri.
Seperti dikutip Tribunnews dari siaran pers resmi Dinas Penerangan (Dispen) AU, diketahui Praka Yudha Prihartanto menusuk dirinya sendiri dengan pisau komando.
Kejadian tersebut berawal dari korban yang memang tengah menghadapi masalah utang-piutang.
Baca: Inilah Tumpukan Uang Mahar Rp 1 Miliar Pernikahan Mewah Anak Pengusaha Kaya Sulsel
Kapten Pas berinisial NP, yang merupakan atasan korban, kemudian meminta dua perwira remaja atas nama Lettu MP dan Lettda AJ, untuk menangani korban.
Kepada perwira yang memeriksanya, korban memberikan jawaban yang berbelit-belit atas pertanyaan utang-piutang tersebut.
Alhasil oleh dua perwira yang membina korban, korban dikunci di dalam barak.
Tak lama kemudian, korban melarikan diri melalui jendela.
Baca: Janda Tommy Soeharto Jatuh ke Pelukan Bule Ganteng Aktor Hollywood
Korban tidak sampai jauh melarikan diri, karena berhasil diamankan oleh perwira pembina korban.
Sebelum bunuh diri, korban sempat meminta izin kepada dua pembinanya, untuk ke kamar mandi.
Di kamar mandi tersebut korban menghabiskan waktu relatif lama, seingga membuat perwira yang membinanya curiga. Lettda AJ kemudian bertanya.
"Yud, ngapain kok lama sekali," dan dijawab "siap ndan, sebentar lagi."
Tak lama kemudian tiba-tiba korban keluar dan berlari menuju barak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bunuh-diri_20170513_092030.jpg)