Kamis, 4 Juni 2026

Agus Yudhoyono Dapat Jabatan Baru Setelah Undur Diri dari TNI

Agus Harimurti Yudhoyono ditunjuk sebagai Direktur Eksekutif Yudhoyono Intitute.

Tayang:
Editor: fitriadi
Instagram/aniyudhoyono
Transformasi Agus Yudhoyono dari kecil hingga dewasa. 

BANGKAPOS.COM - Agus Harimurti Yudhoyono, seorang bekas calon Gubernur DKI Jakarta yang tersingkir pada putaran pertama, mengaku memiliki jabatan baru.

Hanya beberapa bulan setelah dia tersingkir.

Agus yang sudah mengundurkan diri dari keanggotaan TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir mayor untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah pun memiliki tugas baru.

"Sekarang saya jadi Direktur Eksekutif Yudhoyono Intitute," kata Agus di AHY Centre, Jakarta, Jumat (19/5/2017) malam sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com.

Baca: Ada Banyak Kondom, 4 Penari Telanjang dan 6 Gigolo di Lokasi Pesta Seks Kaum Homo

Yudhoyono Intitute, lembaga bentukan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini akan membahas seputar masalah politik, ekonomi, sosial dan budaya yang ada di Indonesia saat ini.

Pemikiran dari Yudhoyono Intitute, secara berkala akan disampaikan olehnya melalui artikel dan tulisan untuk dirilis di media massa.

Baca: Kisah Bung Hatta Tak Mampu Beli Sepatu Bally

Untuk Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei, Agus mengaku sudah menulis buah pikirnya dan akan disebarluaskan.

"Saya sudah menulis di Kompas, mungkin dua hari lagi cetak. Disitu, semua hasil pemikiran saya mengenai politik bangsa saat ini dan juga relevansinya dengan kebangkitan nasional," kata putra sulung SBY ini.

Ke depan, kata Agus, Yudhoyono Institute juga akan bergerak untuk memberikan solusi bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Tak Bisa Kembali Jadi Tentara

Kalah pada kontestasi politik, Agus dipastikan tak bisa aktif kembali sebagai prajurit TNI Angkatan Darat.

"Iya, tidak bisa lagi kembali ke TNI. Itu pedoman saat ini," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Brigjen Sabrar Fadhillah, Sabtu (24/9/2016).

Fadhillah mengatakan, instruksi tersebut jelas dituangkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam Surat Telegram Panglima TNI Nomor: ST/983/2016 tanggal 9 Agustus 2016.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved