Kamis, 7 Mei 2026

Bom di Kampung Melayu Menelan Korban, Polda Metro Bantah Kecolongan

polisi membutuhkan peran aktif masyarakat untuk menginformasikan dan mengantisipasi aksi terorisme

Tayang:
Editor: Hendra
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas Dokpol memgangkat jenazah di lokasi yang diduga ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017) dini hari. Ledakan yang diduga bom menewaskan beberapa orang. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -  Polda Metro Jaya membantah kecolongan terkait aksi dua ledakan bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu malam (24/5/2017).

"Semua terkait dengan jaringan khan tidak setiap kepolisian melakukan penyelidikan secara konvensional maupun IT," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta Jumat.

Dia mengibaratkan aksi teroris seperti penjualan minuman keras yang menghindari kejaran polisi.

Baca: Maju Pilbup Belitung, Antasari Bisa Melalui Partai Ini

Dia menyatakan, polisi membutuhkan peran aktif masyarakat untuk menginformasikan dan mengantisipasi aksi terorisme yang berpotensi muncul di lingkungan sekitarnya.

"Tanpa dukungan masyarakat maka polisi tidak akan bisa sehingga masyarakat juga harus aktif menyampaikan informasi," ujar dia.

Sekitar 48 jam kemudian, polisi sudah bisa menangkap tiga tersangka yang diduga terlibat pemboman di Kampung Melayu itu. (Antaranews.com)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved