Waspada, Bahaya Narkoba 'Flakka', Pengguna Bisa Seperti Zombie
Seperti di video-video yang dapat kita temukan di Youtube, salah satunya adalah ada seorang pria yang berlari dengan kecang dan kemudian mena..
Kepala Bagian Humas BNN Kombes Sulistiandriatmoko memaparkan keberadaan Flakka hingga saat ini belum ditemukan beredar di tanah air.
"Data di BNN belum pernah mengungkap kasus tersebut, juga belum pernah ada yangg mendatangi lembaga rehabilitasi karena kecanduan Flakka," jawabnya saat dihubungi melalu pesan singkat.
Baca: Misteri Kapal di Game CoC Akhirnya Terpecahkan, Ini Dia Jawabannya
Ia menjelaskan bahwa Flakka telah berjangkit di US dan Eropa beberapa tahun yang lalu.
Untuk mengantisipasi bahaya yang akan ditimbulkan, BNN dan Kemenkes RI telah mengkaji narkotika sintetis jenis baru tersebut tahun lalu.
"Saat ini Flakka telah diathr dengan Permenkes no 2 tahun 2017 dengan nama kimia alfa PVP," ungkapnya.
Menurutnya perkembangan kandungan zat aktif yang mengancam dan harus diwaspadai adalah fentanyl derifat, di mana memiliki potensi 10.000 kali lebih kuat dari pada morfin atau 100 kali lebih kuat dari pada heroin.
Baca: Baru Mau Buka Celana, Wanita ini Lari Terbirit-birit, Ternyata Ada Sesuatu Muncul dari Dalam Tanah
"Zat ini telah dikaji pada Tanggal 15-16 Mei 2017 dan telah diajukan ke Kemenkes RI untuk dimasukkan sebagai Golongan I dalam Lampiran UU Narkotika (UU 35/2009)," tutupnya. (Alija Berlian Fani)
Berita ini telah muat di wartakota.com dengan judul: Efek Flakka Tahan Lama di Otak dan Pengguna Seperti Zombie
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pengguna-narkoba-bernama-flakka-yang-mengubah_20170528_230152.jpg)