Dokter Nurul Meninggal Setelah Kelelahan Piket 33 Jam

Seorang dokter meninggal dalam perjalanan pulang dari rumah sakit akibat terlalu letih menghabiskan waktu bekerja selama 33 jam.

Dokter Nurul Meninggal Setelah Kelelahan Piket 33 Jam
net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, KUALA TRENGGANU - Akibat terlalu letih menghabiskan waktu bekerja selama 33 jam, seorang dokter meninggal dalam perjalanan pulang dari Rumah Sakit Universitas Sains Malaysia (HUSM) ke Kuala Terengganu untuk bertemu tiga anak dan suaminya.

Dikutip dari sinarharian.com, korban yang dikenal sebagai Dr Nurul Huda Ahmad baru selesai "On Call" pada pukul 5 petang, 9 Mei lalu.

Disebutkan bahwa Nurul telah bekerja 33 jam mulai 8 Mei.

Baca: Artis Jebolan Dangdut Academy Meninggal saat Hamil 7 Bulan

Dr Nurul Huda yang melayani di HUSM tinggal di Kota Bharu pada hari kerja sementara suami dan anak-anaknya menetap di Kuala Terengganu.

Jadi, untuk memanfaatkan liburannya, ia pulang ke rumahnya. Namun, nasib menentukan yang lain. Ia mengalami kecelakaan.

Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan petugas medis dan organisasi non-pemerintah (LSM) disebutkan bahwa kecelakaan maut yang melibatkan dokter yang bertugas dalam periode waktu yang panjang bukanlah sesuatu yang jarang terjadi.

"Sebelumnya kami telah kehilangan rekan kerja, Dr Afifah Mohd Gazi. Jadi saatnya tindakan serius diambil untuk menghindari kehilangan nyawa lain menjadi taruhan.

Baca: Nabi Ibrahim Saja Doanya Baru Dikabulkan 3000 Tahun Kemudian

"Kita menyadari bahwa banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan kendaraan bermotor. Diantaranya masalah kendaraan, kondisi jalan yang buruk dan gangguan lain. Namun, kita tidak bisa menolak fakta bahwa kelelahan atau kurang tidur juga adalah salah satu faktor yang diidentifikasi dan dapat dicegah," kata pernyataan itu.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved