Sabtu, 9 Mei 2026

Si Tebok Ati Itu Kini Terancam Punah dan Kerap Tertabrak di Jalan

Kalau dulu sering kita dengan hewan ini ditabrak kendaraan atau tertangkap. Saat ini sudah jarang

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
heru dahnur/kompas.com
Hewan langka dengan nama latin Prionodon Lingsang yang ditemukan di Kepulauan Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM--Hewan langka dilindungi bernama latin prionodon linsang di Kepulauan Bangka Belitung, terancam punah seiring maraknya alih fungsi lahan hutan menjadi perkebunan.

Karnivora bertubuh ramping yang sering juga disebut musang congkok ini, juga menjadi korban perburuan untuk kemudian dipelihara sebagai hobi.

“Hewan ini tak lagi memiliki habitat yang cukup. Selain itu mereka juga diburu. Bahkan untuk melepasliarkan kembali, kami merasa was-was akan ditangkap lagi,” kata Ketua Animals Lovers Bangka Island (Alobi), Langkasani, Kamis (8/6/2017).

Ancaman terhadap populasi hewan bercorak hitam dan kuning ini, kata Langkasani, juga disebabkan kematian akibat tabrakan di jalanan. “Beberapa kali kami temukan kasus hewan ini mati tertabrak di jalan-jalan desa,” ujarnya.

Jumlah pasti hewan ini di wilayah Bangka Belitung, kata Langkasani belum bisa dipastikan, lantaran belum ada pendataan.

Hewan ini disebut mulai langka, berdasar kasus-kasus yang sudah mulai jarang muncul.

“Kalau dulu sering kita dengan hewan ini ditabrak kendaraan atau tertangkap. Saat ini sudah jarang. Bahkan selama 2016 lalu hanya ditemukan satu kali dan tahun ini baru kali ini yang tertangkap,” jelasnya.

Langkasani berharap, pemerintah serius menjaga kawasan hutan agar ekosistem di dalamnya terjaga dengan baik.

Selain itu diperlukan edukasi pada masyarakat, terkait satwa-satwa yang terancam punah dan dilindungi.

Kepala Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Bangka Belitung, Dedi Susanto, menilai, populasi prionodon lingsang cenderung terancam karena adanya praktik perburuan.

Banyak masyarakat ingin memelihara karena hewan ini sangat menarik perhatian.

Bentuk tubuhnya yang unik, berekor panjang, dengan warna kuning terang berpadu warna hitam, membuat hewan ini sekilas seperti anak harimau dahan,” paparnya.

Sementara itu, prionodon linsang yang kini dalam kandang habituasi di Kelurahan Kacang Pedang, Pangkal Pinang, akan dilepasliarkan setelah Lebaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memburu lagi hewan ini,” ucapnya.

Diperjualbelikan di Medsos

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved