Ya Allah, Bayi Cantik di Koba Lahir Tanpa Bola Mata, Begini Kondisinya yang Butuh Sentuhan Dermawan
Syakira, bayi berusia empat bulan terlahir tanpa bola mata membutuhkan bantuan dermawan
Penulis: Alza Munzi | Editor: Alza Munzi
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Miris jalan hidup yang dialami pasangan muda Nova Revianty dan Deddy Ardiansyah, warga Gang Anggrek, RT 14 RW 005, Kelurahan Padang Mulia, Koba, Kabupaten Bangka Tengah.
Di tengah rasa gembira atas kelahiran putri cantik mereka, ada kegelisahan yang mendalam dialami orangtua ini.
Anak mereka, Syakira yang berusia empat bulan terlahir dengan kondisi tanpa bola mata.
Secara medis, penyakit itu disebut Sindrom Anophthalmia.
Tak hanya itu, tujuh organ tubuhnya yang lain juga bermasalah.
Kondisi itu diungkapkan oleh akun Instagram indriindawat1 lewat postingan statusnya.
Indri Indawati yang dikenal sebagai honorer di Pemprov Babel ini membagikan foto Syakira di akun Instagramnya.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bayi cantik ni mengidap Syandrome Anophthalmia (bayi tanpa bola mata + 7 organ bermasalah ) telinga, tulang leher, otak , tulang punggung, kaki , lambung, tulang ekor dari lahir.
Rumah sakit disni belum cukup alat untuk memulihkan bayi ini , rumah sakit di sini Merujuk untuk operasi cangkok bola mata bayi ke singapore , AYOK SEPERADIK DUMAY ULURKAN TANGAN MU UNTUK MEMBANTU PEMULIHAN BAYI CANTIK INI, 1 RUPIAH SAJA SANGAT BERARTI UNTUK BELIAU
Nama : SYAKIRA
nama ortu : NOVA REVIANTY & DEDDY ARDIANSYAH
An deddy ardiansyah
No rek e 169-00-0081504-0
Bank mandiri .
NO.REK : 1610907225
BANK SUMSEL
Fb ortu : NOVA REVIANTY & DEDDY ARDIANSYAH
BBM ORTU : 5A48AF86.
Alamat Ortu JL JEND SUDIRMAN GG anggrek rt 14 rw 005 kelurahan padang mulia kab bangka tengah prov bangka belitung
Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Serupa diungkapkan Deddy Ardiansyah selaku orangtua bayi Syakira melalui akun facebooknya.
Saat diwawancara jurnalis TV di Babel, Deddy mengatakan putrinya membutuhkan penanganan medis sebelum berusia 1 tahun.
Cangkok bola mata menurutnya dalam wawancara tersebut hanya dapat dilakukan di Singapura.
Kesedihan semakin menjadi-jadi manakala, Syakira tidak hanya menderita kelainan pada matanya.
Namun, organ tubuhnya yang lain juga membutuhkan perawatan medis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/syakira_20170620_103026.jpg)