Pemuda Bonceng Wanita Pujaan Dihadang Lalu Dicincang Ramai-ramai
Khoirul warga Dusun Karanglo Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri merengang nyawa di tangan para pemuda.
BANGKAPOS.COM, KEDIRI - Nasib tragis menimpa Khoirul warga Dusun Karanglo Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Pria berumur 31 tahun itu merengang nyawa di tangan para pemuda di Dusun Badug Desa Seketi Kecamatan Ngadiluwih, Minggu (25/6/2017).
Korban tewas usai dianiaya dan dikeroyok oleh sejumlah pemuda setempat.
Permasalahannya sepele. Diduga buntut dari ketidaksukaan para pelaku yang tidak terima karena korban sering mengantar pulang seorang wanita bernama Lutfi (18) yang tinggal tidak jauh dari lokasi penganiayaan.
Baca: Mbah Karti Rela Merugi Demi Kumpulkan Koran Bekas Jamaah Salat Idul Fitri
Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, korban diduga menjalin hubungan dengan Lutfi yang masih berstatus istri orang. Lutfi belum resmi bercerai dan masih pisah ranjang dengan sang suami.
Sedangkan, mala petaka itu berawal saat korban membonceng wanita pujaannya itu bermaksud untuk mengantarkan pulang.
Namun saat berada di depan rumah Lutfi, segerombolan pemuda datang menghampiri korban.
Baca: Curahan Hati Ririn Ekawati Lebaran Perdana Tanpa Suami
Secara beramai-ramai sekitar sembilan orang pelaku itu langsung menganiaya korban.
Karena kalah jumlah korban dipukuli, ditendang secara bertubi-tibu hingga tak sadarkan diri. Akibatnya, korban menderita luka parah di bagian kepala.
Korban sempat mendapat pertolongan medis dan dilarikan ke Rumah Sakit Argha Husada Branggahan Ngadiluwih.
Nahas, nyawa korban tidak bisa diselamatkan. Korban tewas di rumah sakit usai mendapat perawatan medis.
Baca: Presiden Jokowi dan Istri Ahok Bertamu ke Rumah Megawati
Kapolsek Polsek Ngadiluwih, AKP Setijo Budi mengatakan pihaknya mengamankan sebanyak sembilan pelaku yang ditengarai ikut serta menganiaya korban hingga tewas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pengeroyokan_20170626_074731.jpg)