Rabu, 6 Mei 2026

Awas, Mencabut Uban Bisa Berakibat Kebotakan, Ini Penjelasannya

Mencabut uban bisa menyebabkan kebotakan. Hal ini disebabkan folikel rambut yang mengalami trauma. Akibatnya

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
net
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM -- Mencabut uban kerap dilakukan. Ini karena satu dua helai rambut beruban yang muncul tersebut, membuat kita panik karena merasa usia masih muda.

Tetapi untuk mencabut uban yang muncul juga kita merasa takut karena khawatir nantinya uban akan bertambah banyak. Benarkah?

Sebenarnya kekhawatiran dan larangan mencabut ubantersebut tidak beralasan.
Para ahli mengatakan, tak mungkin beberapa rambut tumbuh dari satu tempat yang sama.

"Jika ada lebih dari satu rambut tumbuh pada tempat yang sama, itu terjadi karena bersatunya dua folikel rambut. Bisa terjadi tapi sangat jarang," kata Elizabeth Cunnane Phillips, ahli rambut.

Meski begitu, ia tidak menyarankan untuk mencabut uban. "Tak ada gunanya mencabut uban, lebih baik potong saja dengan hati-hati,' katanya.

Mencabut uban bisa menyebabkan kebotakan. Hal ini disebabkan folikel rambut yang mengalami trauma. Akibatnya rambut tidak tumbuh lagi, baik itu pada rambut di bagian kepala atau alis.

"Jika kita sering mencabuti uban pada satu area kepala, lama-lama tubuh akan mengirim sinyal ke folikel rambut untuk tidak perlu memproduksi rambut di area itu dan folikelnya beristirahat. Rambut pun jadi tipis dan bahkan botak pada satu area," paparnya.

Bila Anda tidak merasa percaya diri dengan rambut yang mulai memutih, lebih baik diwarnai saja. Jangan malah mencabut uban.

Inilah Penyebab Uban Tumbuh Bertambah Banyak

Warna rambut yang perlahan-lahan memudar dan berubah warna menjadi pertanda perubahan usia Anda.

Itulah mengapa banyak orang terutama perempuan yang sangat memerhatikan perubahan warna rambutnya yang menjadi uban karena dianggap menciptakan kesan penampilan lebih tua.

Menurut survei dari American Academy of Dermatology (AAD), tiga dari lima perempuan berusia awal tahun 30-an telah tumbuh uban di kepala.

Fenomena ini diklaim karena faktor genetik serta pola hidup yang tidak sehat.

Menariknya, tak sedikit kaum pria yang telah beruban semenjak usia remaja.

Sheila Fallon Friedlander, MD, direktur di AAD, menguraikan tiga larangan dalam perawatan uban.

Berikut 3 penyebab yang bikin yang bikin uban di rambut Anda makin banyak:

1. Jangan mencabut uban

Uban yang dicabut hingga ujung rambut menyebabkan ruam pada kulit kepala sehingga peluang Anda mengalami kebotakan dini sangat tinggi.

Pasalnya, ruam merah pada kulit kepala merupakan pertanda terputusnya sirkulasi darah sehingga rambut tidak akan tumbuh lagi.

2. Jangan keramas setiap hari

Mencuci rambut setiap hari hanya akan mengurangi produksi minyak natural rambut. Alhasil, rambut jadi lebih lemah dan pecah-pecah.

Keramas setiap hari tidak akan membuat uban berubah warna menjadi hitam. Jadi, lupakanlah mitos-mitos tidak berbasis penjelasan ilmiah. Tetaplah lanjutkan keramas sebanyak dua dan tiga kali dalam satu pekan.

3. Jangan menggunakan sampo yang sama

Timbul uban pada rambut pada usia yang masih muda menandakan kulit kepala kurang vitamin dan nutrisi. Jadi, segeralah mengganti sampo Anda yang sesuai kebutuhan dan kondisi rambut Anda.

Tips Basmi Uban
Sel-sel pigmen diposisikan pada dasar setiap folikel rambut bertanggung jawab untuk warna rambut Anda.

Seiring dengan berjalannya waktu, sel-sel pigmen tersebut mulai mati dan tidak bekerja maksimal.

Setelah tubuh berhenti dengan proses produksi pigmen, rambut kehilangan warna dan berubah menjadi putih.

Namun demikian, uban dapat dicegah, dan Anda dapat mendapatkannya dengan memelihara kulit kepala Anda dengan cara melindungi dasar folikel rambut.

Banyak faktor yang dapat berkontribusi pada timbulnya uban, beberapa dari mereka yang berikut:

- Malnutrisi

- Hipertiroidisme dan hipotiroidisme

- Radiasi

- Gangguan genetik

- Ketidakseimbangan hormon

- Kemoterapi

- Kekurangan gizi

- Penggunaan pengering listrik dan pewarna rambut terkonsentrasi

Meskipun pewarna rambut bermanfaat menutupi dan mewarnai uban, namun pewarna mengandung bahan kimia yang merusak rambut Anda.

Inilah sebabnya mengapa disarankan selalu gunakan produk produk alami saja.

Untungnya, kami telah menemukan solusi alami ini buatan sendiri yang akan membantu Anda membuat rambut Anda lebih indah.

Anda hanya perlu untuk menggabungkan dua bahan alami yang sangat bermanfaat: jus lemon dan minyak kelapa.

Minyak kelapa terkenal untuk efek anti-mikroba. Bahan ini juga kaya akan asam laurat dan menengah-rantai asam lemak, senyawa yang memperkuat rambut, membuatnya tumbuh lagi, dan kondisi kulit kepala.

Selain itu, minyak kelapa mengurangi kehilangan protein dan jika Anda menggunakannya selama jangka waktu yang panjang, juga mengurangi uban di kepala Anda. Hal ini sebagian karena kandungan antioksidan yang tinggi.

Jus lemon juga sangat bermanfaat untuk mencegah rambut putih. Hal ini karena sebagian besar jus lemon kaya akan vitamin C dan B, serta fosfor, senyawa yang menyuburkan rambut dan melawan penyebab rambut putih.

Resep UNTUK rambut beruban

Bahan:

- 50 mililiter minyak kelapa organik

- Tiga sendok teh jus lemon, perasan

Persiapan

1. Campurkan kedua bahan dan campuran mereka dengan baik

2. Oleskan campuran yang dihasilkan ke rambut Anda, memijat ke kulit kepala

3. Biarkan sehingga memiliki cukup waktu untuk bekerja, setidaknya satu jam

4. Cuci campuran dari rambut Anda, menggunakan sampo

Lakukan ini setiap minggu, dan Anda akan mendapatkan hasil yang luar biasa.(tribunnews.com/bangkapos.com)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved