Jumat, 17 April 2026

VIDEO : Pengakuan Malam Pertama si Nenek dengan Suami Berondong 16 Tahun

Perasaan syukur dan bahagia terpancar di wajah pasangan Rohaya binti Kiagus Muhammad Jakfar (71) dan Selamat Riyadi Bin Husni (16)

Editor: edwardi
Sriwijaya Post
Pasangan nikah kontraversial antara Selamat Riyadi (16) menikahi nenek lanjut usia bernama Rohaya binti Kiagus Muhammad Jakfar (67) di Desa Karangendah Kecamatan Lengkiti Kabupaten OKU. 

BANGKAPOS.COM, BATURAJA -- Perasaan syukur dan bahagia terpancar di wajah pasangan Rohaya binti Kiagus Muhammad Jakfar (71) dan Selamat Riyadi Bin Husni (16).

Pasangan menikah beda usia ini ditemui SRIPOKU.COM Senin (3/7/2017), dirumah berukruan sekiatr 4 X 5 M dan sederhana ini Selamat dan Rohaya hanya tinggal berdua saja.

“ Alhamdulillah, kami sudah resmi menikah” terang Selamat yang langsung diiyakan oleh Rohaya.

Baik Selamat maupun Rohaya mengaku pernikahan mereka sempat ditentang pihak keluarga masing-masing.

Kini Selamat mengaku sangat bahagia karena wanita yang dulu dipanggil bibik ini sudah menjadi isteri sahnya.

Selamat mengaku sangat mencintai Rohaya begitu juga sebaliknya.

Pasangan nikah kontraversial antara Selamat Riyadi (16) menikahi nenek lanjut usia bernama Rohaya binti Kiagus Muhammad Jakfar (67) di Desa Karangendah Kecamatan Lengkiti Kabupaten OKU.
Pasangan nikah kontraversial antara Selamat Riyadi (16) menikahi nenek lanjut usia bernama Rohaya binti Kiagus Muhammad Jakfar (67) di Desa Karangendah Kecamatan Lengkiti Kabupaten OKU. (Sriwijaya Post)

Kehidupan pasangan ini memang betul-betul memprihatinkan, untuk makan sehari-hari saja didapat dari menjadi buruh memberishkan kebun orang atau kerja serabutan lainnya asalkan halal.

Dua pengantin baru ini juga didampingi Ketua RT setempat Siswoyo yang juga membenarkan kedua pasangan ini memang tidak memiliki harta atau kekayaan lainnya .

” Ibu Rohaya tidak ada harta , kecuali rumah ini” kata RT.

Penjelasan perangkat desa ini sekaligus menegaskan bahwa pernikahan remaja belasan tahun dengan janda lanjut usia ini murni karena cinta kasih.

Bahkan untuk biaya ijab kabul saja kedua pasangan ini tidak memiliki dana, sehingga semua biaya ditanggung secara bersama-sama oleh aparat desa dan warga setempat yang bersimpati dengan Rohaya dan Selamat.

Proses pernikahan dilakukan dirumah Ketua RT 01 Desa Karangendah Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Meskipun dalam keadaan prihatin namun pernikahan pasangan menikah kontraversial ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

“ Ratusan warga hadir, termasuk dari desa tetangga, “ kata Kata Amzal (Kadus) seraya menambahkan itu dilaksanakan malam hari, kalau diselenggarakan siang hari warga yang datang dipastikan akan lebih ramai lagi.

Kekompakan warga Desa Karangendah memang sangat terasa, warga yang bersimpat kepada pasangan yang baru meresmikan pernikahan ini terlihat dari banyaknya warga yang datang ke rumah Rohaya.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved