Selasa, 28 April 2026

Mengapa Pria Nakal Justru Jago Memikat Hati Perempuan, Ini Alasannya Secara Ilmiah

Di balik ketertarikan perempuan pada bad guy ternyata terdapat alasan ilmiah yang memang ada di sistem tubuh kita

Editor: Iwan Satriawan
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi. 

Kadang, secara tak sadar kita justru ingin untuk mengalami stress dan ketakutan lagi demi mendapatkan suntikan hormon dopamin dari tubuh.

Mekanisme dalam tubuh inilah yang membuat perempuan secara tak sadar sulit terlepas dari pasangannya yang jahat.

Walau sudah disakiti baik secara fisik maupun psikis, rasa sakit dan takut itu pada akhirnya mendorong produksi hormon dopamin.

Efek yang ditimbulkan setelah itu justru bisa membuat ketergantungan secara tak sadar pada diri perempuan.

4. Serotonin

Ketika jatuh cinta, produksi hormon serotonin akan turun sangat jauh hingga berada di level yang sama dengan penderita Obsessive Compulsive Disorder (OCD).

Serotonin adalah hormon yang mengatur keseimbangan mood dan membuat kita bisa berpikir dengan logika.

Bayangkan apa yang akan terjadi pada kita saat tubuh kekurangan serotonin?

Kurangnya hormon serotonin juga membuat orang terpicu untuk melakukan hubungan seks.

Jadi, tubuh memang memiliki mekanisme untuk mencari kepuasan dan keselamatan dirinya dengan mencari sokongan rasa bahagia dan puas (misalnya melalui hubungan seks yang menimbulkan efek senang).

Inilah alasan pria yang jahat (suka menghilang tiba-tiba lalu kembali lagi atau suka marah-marah kemudian baik kembali) bisa membuat kita menunggu-nunggu seharian.

Kita bisa memikirkan merka terus dan bahkan makin cinta. Tak heran, sangat sulit untuk lepas dari hubungan yang menyulitkan.

(thoughtcatalog.com)

Sumber: Intisari
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved