Minggu, 17 Mei 2026

Kisah Mengerikan Budak Seks Tentara Jepang Saat PD 2, Setiap Hari Layani 50 Tentara

Dari 24 wanita penghibur hanya 10 orang yang hidup. Sebagian dari mereka bahkan dipaksa suntik antibiotik 606. Namun hal itu mengakibatkan

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
Kolase Tribun sumsel

BANGKAPOS.COM--Pecahnya perang dunia kedua membuat banyak negara ikut terlibat.

Tidak hanya di benua eropa dan amerika, benua asia pun ikut merasakan dampak perang tersebut.

Jepang yang saat itu berambisi untuk menguasai seluruh wilayah Asia gencar melakukan agresi ke berbagai wilayah.

Mulai dari Indonesia, Korea hingga China tak luput dari serangan pasukan Jepang.

Bukan hanya aksi membunuh yang menjadi kengerian saat itu.

Dilansir dari Dailymail,Tindakan pemerkosaan hingga menjadi budak seks menjadi momok yang ditakuti oleh kaum wanita ketika itu.

Diperkirakan sekitar 200.000 perempuan dipaksa untuk menghibur tentara jepang di perang dunia ke II.

Para perempuan ini pun berasal dari Asia, terutama Korea Selatan.

Pasalnya, permasalahan budak seks ini sudah lama menyita hubungan antara Korsel dengan Jepang.

Dimana fakta baru yang mengerikan berhasil terbongkar.

Baru-baru ini, tim peneliti Korea mengumumkan jika ada 7 wanita Korea yang dibebaskan pada tahun 1944.

Petugas yang berbicara dengan mereka telah diidentifikasi.

Sebagai seorang yang berpangkat kapten dari pasukan gabungan China-As.

Pada 8 September 1994, daerah Matsuyama awalnya diduduki Jepang Akhirnya dijajah Amerika Serika.

Dari 24 wanita penghibur hanya 10 orang yang hidup.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved