Terminal Sungailiat Dibongkar, Pedagang Pasar Mambo Pindah Ke Panti Gembira
Kawasan Terminal Sungailiat ini akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Penulis: nurhayati | Editor: fitriadi
Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pagar Terminal Sungailiat sejak Jumat (14/7/2017) kemarin mulai dibongkar dan ditutupi menggunakan seng.
Pantauan bangkapos.com, beberapa tukang sibuk memasang seng untuk menutupi sekeliling terminal tersebut.
Pasalnya kawasan Terminal Sungailiat ini akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Sedangkan para pedagang Pasar Mambo yang selama ini berdagang di Terminal Sungailiat sejak kemarin sudah direlokasi ke Gedung Panti Gembira.
Beberapa pedagang juga terlihat mondar-mandir dari terminal ke Panti Gembira untuk mengambil peralatan mereka dan menata tempat yang baru.
Heri, pedagang Nasi Goreng di Pasar Mambo, sejak kemarin ia sudah mulai pindah ke Panti Gembira karena kios-kios pedagang di terminal sudah dibongkar oleh para tukang bangunan.
"Kalau untuk sementara sih tidak kesulitan tapi kita juga belum berjualan. Saya dari kemarin bawa bawa barang tapi untuk jualan belum. Paling besok lah saya mulai berjual. Sekarang Masih beres-beres tempat dulu," jelas Heri kepada bangkapos.com.
Dirinya menilai tempat relokasi pedagang di Gedung Panti Gembira yang diberikan Pemkan Bangka cukup lumayan untuk mereka berjualan.
Untuk jumlah pedagang yang pindah ke panti gembira ini menurut Heri ada sebanyak 49 kios.
Sedangkan untuk pedagang gerobak akan dipindahkan di depan pasar buah.
Namun untuk kepastiannya para pedagang melakukan rapat dengan pihak Pemkab Bangka.
Dia berharap dagangan mereka tetap ramai dan laku terjual walaupun saat ini berada di tempat relokasi yang baru yakni di Panti gembira.
Untuk itu ia meminta setelah terminal dijadikan RTH maka mereka pedagang yang lama kembali berjualan di kawasan terminal tersebut.
"Ya saya harap skepnya Lebih baguslah dari yang sekarang," kata Heri yang sudah 20 tahun berdagabg di Terminal Sungailiat.
Diakui Heri selama berjualan di Terminal Sungailiat mereka membayar biaya sewa sebesar Rp 600.000 per tahun karena kios yang mereka tempati milik Pemkab Bangka.
Namun dia belum tahu berapa besar biaya sewa kios di kawasan RTH yang baru nanti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pedagang_20170715_143643.jpg)