Pesisir Pantai Berstatus Hutan Lindung, Gubernur Babel Tak Berani Tanpa Izin Pusat
Pinggir pantai kita ini banyaklah hutan lindung semua. Selain itu kalau bukan Hutan Lindung sudah jadi pemukiman
Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan mengatakan dirinya tak berani menjadikan Babel sebagai sentra produksi garam tanpa instruksi pemerintah pusat.
Ia mengatakan ada beberapa kendala yang menyebabkan Babel belum bisa dijadikan sentra produksi garam pasalnya hampir seluruh kawasan pesisir pantai berstatus sebagai hutan lindung.
" Pinggir pantai kita ini banyaklah hutan lindung semua. Selain itu kalau bukan Hutan Lindung sudah jadi pemukiman masyarakat," katanya.
Namun, jika ditunjuk pemerintah pusat untuk menjadi sentra produksi garam, pihaknya siap menawarkan beberapa pulau yang ada di Babel.
"Enggak berani saya kalau enggak ada intsruksi pemerintah pusat karena itu hutan lindung, tapi kita memang ada potensi untuk sentra produksi garam," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/gubernur-babel-erzaldi-senyum_20170713_185604.jpg)