Kamis, 16 April 2026

Nikahi Wanita Perancis, Tak Disangka Begini Cara Pemuda Sulsel Ini Berkomunikasi

Ijal Ricardo dengan Julie Martha, meski keduanya berkebangsaan beda, namun mereka memutuskan untuk hidup bersama dalam ikatan pernikahan.

Editor: fitriadi
Tribun Timur/Saldy
Ijal Ricardo, pemuda Makassar nikahi perempuan cantik asal Perancis. 

BANGKAPOS.COM.COM, MAKASSAR - Membangun bahtera rumah tangga bareng kekasih yang dicintai adalah harapan semua orang.

Perasaan senang, bercampur bahagia menjadi satu di momen resepsi pernikahan pada setiap kedua insan. Kehidupan yang baru akan menyambut mereka dengan suka maupun duka.

Begitupun dengan pasangan Ijal Ricardo dengan Julie Martha, meski keduanya berkebangsaan beda, namun mereka memutuskan untuk hidup bersama dalam ikatan pernikahan.

"Saya suka sama Julie, dia pun begitu. Karena suka sama suka, akhirnya kami memutuskan untuk bersatu," kata Ijal Ricardo warga Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar yang saat ini heboh di Media Sosial (Facebook), karena menikah dengan kekasihnya yang berasal dari Kota Paris, Perancis, Senin (7/8/2017).

Pertemuan mereka berawal saat Ijal mengisi konser di Padang, Sumatera Barat.

Ijal yang merupakan seorang gitaris, tidak sengaja diperkenalkan dengan Julie melalui istri dari rekan satu bandnya, Redo Malano usai manggung di Padang.

Istri Redo bernama Marine, warga negara Perancis yang mengajar di Universitas Hasanuddin, sebaga dosen "terbang" Bahasa Perancis waktu itu.

Ijal dan Redo adalah musisi yang lebih banyak menghabisikan aktivitas di ibu kota Jakarta, sesekali mereka ke kota-kota besar di Indonesia jika ada undangan atau event yang membutuhkan band yang bergenre rock.

Ijal yang diidentitasnya bernama Rizal Hamid itu adalah pemuda rantau. Sejak 2001 ia memilih hijrah dan meninggalkan Kota Makassar, Sulsel.

Pesta pernikahan musisi asal Makassar, Risal Hamid dengan wanita asal Perancis.
Pesta pernikahan musisi asal Makassar, Risal Hamid dengan wanita asal Perancis. ()

Kota yang ia pilih yakni Jakarta, tanpa modal serta sanak keluarga di Jakarta, Ijal mengaku gentar.

Sesampainya disana, ia tak tahu harus kemana, modal dan keluarga pun tak ada.

Untuk menyambung kehidupannya, Ijal memilih jadi pengamen, baik di jalan perempatan trafick light, bus, kawasan Mangga Tiga, Terminal, atau di sejumlah pusat kuliner di Jakarta Timur.

 
Dari hasil ngamennya, Ijal menyisihkan uang untuk menyewa kos untuk tidur ataupun beristirahat, di kawasan Kampus Persada Indonesia, Jakarta Pusat.

Karena keuletannya main gitar, Ijal dikagumi banyak komunitas di Jakarta hingga akhirnya memiliki banyak teman artis.

Bahkan Ijal sempat nge-band bareng Zian ex vokalis Band Zigaz, serta sejumlah artis yang juga penyanyi solo di Jakarta.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved