Selasa, 19 Mei 2026

Para Orang Tua Wajib Waspada, Ini 13 Ciri-Ciri Loli alias Pedofilia Menurut Studi Psikologi

Bukan hanya laki-laki lho, perempuan pedofil juga ada: Memang, sebagian besar adalah laki-laki, tapi menurut sebuah penelitian

Tayang:
Editor: Iwan Satriawan
Andy Wlms

BANGKAPOS.COM--Beredarnya sebutan “Loli” yang masuk dalam percakapan ‘Official Candy's Groups' alias komunitas pedofil di facebook dan belakangan masuk kemkolom komentar di Instagram tengah mengkhawatirkan.

Apalagi, baru-baru ini kasus ‘loli’ membuat artis Nafa Urbach marah lantaran tengah menimpa anaknya Mikhaela Lee Jowono (6 tahun).

Usaha melindungi anaknya bersama Zack Lee itu pun akhirnya didukung oleh banyak pihak, termasuk Kak Seto.

Diketahui, loli adalah semacam kode bagi orang-orang pedofil yang mengincar anak-anak kecil seumuran anaknya Nafa Urbach.

Ilustrasi Korban Pedofil
Ilustrasi Korban Pedofil (net)

Jika Nafa Urbach tak bisa tinggal diam anak semata wayangnya menjadi incaran orang-orang jahat seperti itu, kita pun harus mewaspadainya.

Hal yang paling mendasar adalah melihat ke diri sendiri, apakah kita suka ikut-ikutan berkomentar ‘Loli’ sembarang di kolom komentar sesama teman atau justeru ciri-ciri lain ada di sekitar kita.

Bukan hanya laki-laki lho, perempuan pedofil juga ada: Memang, sebagian besar adalah laki-laki, tapi menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Abuse Watch, tak menutup kemungkinan perempuan juga punya kecenderungan pedofilia.

Angkanya antara 0,4 hingga 4 persen. Biasanya berusia antara 22-23 tahun, keterampilannya tak menonjol, dan gampang depresi.

Sehingga, ini membuat mereka secara seksual tertarik terhadap anak-anak.

Mau tahu ciri lainnnya menurut riset, perhatian ciri-ciri Kode Loli alias pedofil?

1. Orang dewasa ketika secara seksual tertarik terhadap lawan jenisnya, biasanya ia akan merendahkan nada suaranya, menyiagakan sikap, untuk menarik perhatian.

2. Bagi seorang pedofil, cara serupa akan ia tunjukkan ketika secara seksual tertarik kepada anak-anak.

3. Diam tapi punya senyum menawan. Biasanya para predator ini tak banyak bicara dan bergaul dengan orang-orang dewasa. Jika diajak "nongkrong" bareng warga sekitar yang seusianya, mereka biasanya menolak halus disertai senyuman maut.

4. Diagnostics and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-IV) menjelaskan, pedofilia sebagai fantasi seksual, hasrat impulsif, atau perilaku yang melibatkan aktivitas seksual dengan anak di bawah umur yang berulang setidaknya selama enam bulan.

5. Pada kebanyakan kasus, seorang bisa dikatakan sebagai pedofil jika ia berusia minimal 16 tahun dan setidaknya lima tahun lebih tua daripada anak di bawah umur yang menjadi korban.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved