Sempat Alot, Musda VI KNPI Babel Disepakati 29 Agustus di Mahligai Rumdin Gubernur
Kesepakatan waktu dan tempat serta peserta Musda ini merupakan hasil Rapimda II DPD KNPI yang digelar di Mahligai rumah dinas gubernur
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: Iwan Satriawan
Laporan Wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM,BANGKA--Setelah melalui perdebatan yang berlangsung alot, pelaksanaan Musda VI DPD I KNPI Babel akhirnya disepakati digelar Selasa (29/8/2017) di Mahligai rumah dinas gubernur Babel.
Sementara peserta Musda ditetapkan 65 OKP dan 4 OKP sebagai peninjau.
Kesepakatan waktu dan tempat serta peserta Musda ini merupakan hasil Rapimda II DPD KNPI yang digelar di Mahligai rumah dinas gubernur Babel, Rabu (23/8/2017).
Penentuan pelaksanaan Musda sendiri dari DPD KNPI Bangka Tengah awalnya meminta dilaksanakan di luar bulan Agustus mengingat jika dilaksanakan tanggal 29 Agustus waktunya berdekatan dengan lebaran Idul Adha.
Sementara OKP lainnya ada yang meminta pelaksanaan Musda dipercepat.
Begitu juga dengan lokasi pelaksanaan Musda, ada perwakilan OKP yang meminta di laksanakan di tempat lain.
"Mengenai waktu pelaksanaan Musda diusulkan tanggal 29 menimbang permintaan bapak gubernur yang ingin hadir langsung di Musda. Beliau juga menawarkan tempatnya di mahligai ini," ungkap ketua DPD KNPI Babel Bambang Patijaya saat menjelaskan kenapa diusulkan pelaksanaan Musda tanggal 29 Agustus.
Rapimda II DPD KNPI Babel sendiri dihadiri perwakilan DPP KNPI Babel, perwakilan OKP tingkat provinsi dan 7 DPD kabupaten dan kota se Babel.
Pada kesempatan tersebut, Risman Pasigai Ketua DPP KNPI bidang organisasi mengungkapkan Ketum DPP KNPI Rivai Darus berhalangan hadir dan berjanji pada saat Musda VI akan hadir langsung.
"Rapimda ini satu mekanisme yang harus dijalani. Rapimda forum startegis mengambil keputusan organisasi," ungkap Risman.
Terkait dinamika kepemudaan ditingkat nasional khususnya KNPI, ia mengungkapkan bagaimana posisi KNPI yang tidak dibiayai lagi APBN.
"Kita KNPI secara nasional tidak lagi dibiayai APBN. Kalau di daerah mungkin masih bisa lewat dana hibah tapi DPP KNPI mengelola organisasi tanpa bantuan pemerintah. Kedepan kalau KNPI tidak dikelola dengan baik dengan potensinya saya yakin KNPI akan kehilangan nilainya.
Sementara Ketua DPD KNPI Babel Bambang Patijaya mengungkapkan untuk penetapan peserta sebelumnya sudah dilakukan verifikasi OKP oleh DPD KNPI Babel.
"Bursa ketua KNPI sudah ramai dan semalam tiba-tiba ada kandidat nelpon mau mau. Silahkan, KNPI ini rumah besar bagi kita bagi semua OKP," ungkapnya.
Berkaitan dengan posisi KNPI, Bambang berharap nantinya KNPI jangan berwacana tapi bekontribusi bagi provinsi ini, tapi harus berbuat.
"Harapan kepada penerus pikirkan hal-hal besar bagaimana kita bisa berkontribusi kepada masyarakat, bangsa dan negara," imbuh Bambang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/rapimda-knpi_20170824_121401.jpg)