Bocah SD Teler Usai Konsumsi Permen Boneka
ED (9) bocah warga Kelurahan Bakalan Krajan Kecamatan Sukun Kota Malang pingsan usai mengkonsumsi sebuah benda mirip permen
BANGKAPOS.COM, MALANG - ED (9) bocah warga Kelurahan Bakalan Krajan Kecamatan Sukun Kota Malang pingsan usai mengkonsumsi sebuah benda mirip permen berwarna biru.
Setelah mendapatkan perawatan, kini kondisi ED sudah membaik.
Ia tak lagi dirawat di rumah sakit, bahkan sudah bisa berkunjung ke rumah neneknya.
Sulastri, ibu ED, siswa SDN Bakalan Krajan 1 Kecamatan Sukun, Kota Malang menyatakan anaknya tidak ingan wajah pelaku pemberi permen boneka warna biru. Akibat pemberian itu, ED , siswa kelas 2 "klenger", Sabtu (16/9/2017).
"Katanya masih anak-anak. Usai memberi permen, ia lari lewat jalan tembus sawah," ujar Sulastri, ibu ED ketika ditemui SURYAMALANG.COM di rumahnya, Minggu (17/9/2017).
"Jadi tidak sempat dirujuk ke RST dr Soeproen. Cuma di klinik," jelas ibu dari enam anak ini.
Baca: Sudah Punya 120 Istri, Pria Ini Ingin Nikah Lagi Cukup Pakai Jurus Ini
Menurut dia, pemberian permen tidak dilakukan di sekitar rumah mereka. Namun di depan jalan TK adiknya.
Dikisahkan Sulastri, anaknya pulang sekolah jam 09.00 WIB.
Karena pulang awal, ia menengok ke TK adiknya yang dekat dengan SD-nya.
Saat menunggu sendiri di sekolah adiknya, ada seorang anak laki-laki yang tidak mengenakan baju seragam sekolah mengaku bernama Farel.
Farel kemudian memberi permen boneka warna biru.
"Nyoh, tak kek i permen. Ndang eleq'en, (Ini saya kasih permen, langsung ditelan ya)" kata Farel ke ED yang ditirukan ibunya.
Baca: Timnas U-19 Indonesia Satu Grup dengan Raksasa Asia, Ini Jadwal Laganya
Setelah memberi 'permen', anak itu pergi lewat jalan terabasan sawah. Entah kemana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/mabuk-permen_20170918_070704.jpg)