Disa Pos Belitung Dikeroyok Oknum LSM dan Wartawan, Jurnalis Aksi Damai di Polda Babel
Puluhan wartawan di Provinsi Kepulauan Babel melakukan aksi damai di depan Mapolda Babel, Kamis (28/9/2017).
Penulis: Alza Munzi | Editor: Alza Munzi
Kedatangan mereka bertujuan untuk mempertanyakan perihal pemberitaan yang dimuat Pos Belitung edisi Jumat (22/9/2017).
Berita itu terkait aktivitas pengambilan pasir di lokasi eks kaolin Martapura.
Awalnya, rombongan diterima secara baik-baik oleh Manager Produksi Pos Belitung Kamri bersama Koordinator Liputan Rusmiadi.
Mereka berbincang-bincang di ruang rapat Pos Belitung.
"Mereka awalnya mau klarifikasi berita yang kami muat Jumat lalu. Setelah berbincang mereka minta bertemu wartawan yang membuat berita tersebut," ujar Kamri.
Kamri menjelaskan rombongan ini sempat mempertanyakan motif wartawan Pos Belitung menulis berita tersebut.
Padahal, dalam proses pemberitaan redaktur tidak membahas motif penulisan.
Tetapi kaedah berita harus sesuai dengan metode penulisan dari berita tersebut.
Saat diskusi berlangsung, wartawan Pos Belitung Disa datang.
Mendadak suasana menjadi riuh.
Terjadi cekcok mulut yang berakhir terjadinya pemukulan terhadap Disa.
Tak terima atas kejadian tersebut, Disa didampingi Kamri dan Rusmiadi melaporkan hal tersebut ke Polsek Tanjungpandan.
"Atas kejadian itu dan arahan dari pimpinan kejadian langsung kami laporkan," kata Kamri.
Pantauan Pos Belitung, Polsek Tanjungpandan yang sebelumnya sempat datang ke kantor Pos Belitung langsung memproses laporan yang dibuat.
Kedua belah pihak baik pelapor dan terlapor juga sudah dimintai keterangan oleh aparat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/aksi-damai_20170928_105143.jpg)