Sabtu, 11 April 2026

Doyan Ikan Dencis, Pelihara Kucing Persia Ini gak Bikin Kantong Jebol

Siapa bilang memelihara kucing-kucing cantik yang menggemaskan dari ras luar berbiaya mahal. 

Penulis: nurhayati | Editor: khamelia
bangkapos.com/nurhayati
Zulkarnain Idrus saat mengendong si Hitam Kopi. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Siapa bilang memelihara kucing-kucing cantik yang menggemaskan dari ras luar berbiaya mahal. 

Ternyata tidak semuanya memelihara kucing jenis Persia harus membuat kantong bolong.

Seperti penuturan Staf Ahli Bupati Bangka Zulkarnain Idrus, ia hanya mengeluarkan kocek sebesar Rp 50.000 saja sebulan untuk pakan Si Kopi, Kucing Persianya yang ganteng dan satu kucing Persia lain miliknya.

Kok bisa? Pasalnya sejak berumur empat bulan si Kopi sudah diberi makanan yang sehari-hari dimakan tuannya.

Seperti kemplang, krupuk, ikan bahkan makanan lainnya juga menjadi cemilan si Kopi yang kini berusia sembilan bulan dengan berat 5,5 kilogram.

Kucing berwarna hitam ini tidak doyan makanan kering buatan pabrik yang berharga mahal.

Uniknya makanan kegemaran Kopi justru makan nasi dengan lauk ikan dencis.

Ikan dencis kesukaan si Kopi ini dipresto hingga tulangnya menjadi lunak baru ikan diremas-remas dicampur dengan nasi lalu diberikan kepada Kopi yang disantap dengan lahap.

"Saya memelihara kucing sejak bulan April lalu karena ingin memelihara kucing. Saya memilih kucing Persia membelinya ke petshop seharga Rp 650.000 waktu Kopi umur empat bulan," kata Zulkarnain.

Diakuinya tak rumit memelihara si Kopi semula ia memang makan makanan kering tetapi karena banyak ikan segar jadi diberi makan ikan.

"Awalnya pada saat saya makan apa yang saya makan saya kasih, ada ayam dia mau, ada bakso dia mau, makan otak-otak dia mau juga, makan kemplang dia mau, kalau makan ikan memang hobinya," ungkap Zulkarnain.

Si Kopi tidak memilih makanan yang disantapnya sehingga makanan kucing pabrikan hanya menjadi makanan cemilan saja. 

Sedangkan untuk vaksin menurut Zulkarnain hanya bersifat insidentil, untuk vaksin rabies gratis karena didapatnya dari Dinas Pertanian Kabupaten Bangka.

"Kalau vaksin lain saya baru sekali dapat subsidi dari Pemkab Bangka hanya mengeluarkan uang Rp 150.000," jelas Zulkarnain.

Sumber: bangkapos.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved