Rabu, 8 April 2026

Ibu Kite: Insya Allah Saya Akan Ingat Nasihat Ustad Hendi

Bagi Ir Endang Kusumawaty, bersilahturrahmi merupakan cara untuk menyambung hubungan kekerabatan dan kekeluargaan.

Editor: fitriadi
Istimewa
Endang Kusumawaty saat bersilaturahmi ke Pesantren Daarul Muhabbah di kawasan Tapuk Pinang Pura Pangkalpinang. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Mengunjungi orang sholeh, ulama, ustad dan saudara muslim lainnya, teman karib, tetangga atau pun mengunjungi kerabat adalah termasuk yang disunnahkan Rasulullah SAW. Kebiasaan baik ini sering disebut silahturrahmi.

Bagi Ir Endang Kusumawaty, bersilahturrahmi merupakan cara untuk menyambung hubungan kekerabatan dan kekeluargaan dirinya dengan masyarakat Pangkalpinang dan sekitar.

Setelah cukup lama memendam rasa ingin bersilahturrahmi dengan Ustad Kondang Babel, Hendi Kurnia, akhirnya pada Minggu (8/10/2017), Endang bersama suami tercinta Ir Irfan Suryanagara sampai juga mengunjungi Ustad Hendi Kurnia di Pesantren Daarul Muhabbah di kawasan Tapuk Pinang Pura Pangkalpinang.

"Alhamdulillah hari ini saya dan suami bisa bersilahturrahmi dengan Ustad Hendi Kurnia. Saya memang sudah lama sekali ingin bertemu dengan ustad Hendi. Alhamdulillah saya diterima ustad,” ujar Endang, yang akrab disapa Ibu Kite ini.

Pertemuan dengan Ustad Hendi, menurut Endang merupakan momen yang sangat membahagiahkan dirinya maupun suaminya.

Meski pertemuan tersebut singkat, Endang mengaku banyak mendapatkan pencerahan dari Ustad Hendi Kurnia.

“Luarbiasa mendapat ilmu dan pencerahan dari Ustad Hendi tentang makna seorang pemimpin. Insya Allah jika dipercayai menjadi Walikota Pangkalpinang, saya akan berusaha meningkatkan sumber PAD Kota Pangkalpinang. Saya juga akan membangun SDM Kota Pangkalpinang dengan menggerakkan ekonomi kreaktif dan kerakyatan," papar Endang.

Dalam kunjungan dan silahturahmi Ibu Kite tersebut, Ustad Hendi sempat berbagi pengalaman tentang kiat-kiat membangun sumber daya manusia (SDM) melalui kekuatan ekonomi kreaktif dan kerakyatan.

Melalui ekonomi kreatif ini, kata Ustad Hendi, akan memberikan energy postif kepada kita untuk lebih berani mandiri dan bergantung kepada penguasa di langit yakni Allah SWT.

Ustad muda ini menceritakan bagaimana usahanya menghidupkan para santri dan operasional pesantrennya tanpa harus bergantung kepada pemerintah atau tergantung kepada belas kasihan masyarakat.

"Alhamdulillah saat ini saya memelihara tujuh ekor kuda, yang setiap hari saya sewakan kepada masyarakat Pangkalpinang. Ya lumayan sehari dapat menghasilkan Rp 500.000- Rp 700.000. Cukuplah untuk menghidupi para penghuni pesantren ini, " ujar Ustad Hendi saat bercerita kepada Ibu Kite Endang.

Selain itu Ustad Hendi juga menceritakan usaha perkebunan jagung, sorgum, kurma, buah tin zaitun, dan usaha sewa ruang pertemuan atau aula kepada masyarakat Pangkalpinang.

Ia juga mengaku memiliki gerobak usaha kue putu dan makanan serba udang yang sudah tersebar di beberapa titik strategis di Kota Pangkalpinang.

Endang mengaku bersyukur mendapat banyak pencerahan tentang ekonomi kreatif dari Ustad Hendi.

Penjelasan dari Ustad Hendi tersebut, kata Endang, akan menjadi masukan berarti bagi dirinya, jika nanti terpilih menjadi Walikota Pangkalpinang 2018-2023.

Sumber: bangkapos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved