Bea Cukai Lepas Ekspor Perdana Timah Murni Batangan dari PLB ICDX Pangkalpinang
Bea CUkai melepas ekspor perdana timah murni batangan dari PLB ICDX di Kawasan Industri Ketapang, Pangkalpinang.
PANGKALPINANG, BANGKA POS - Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Pangkalpinang, M Nasrul Fatah, melepas ekspor perdana timah murni batangan dari Pusat Logistik Berikat (PLB) Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) di Kawasan Industri Ketapang, Pangkalbalam, Pangkalpinang, Rabu (18/10).
Ekspor perdana timah murni batangan langsung ke negara-negara konsumen di Asia dan Eropa ini menandai beroperasi secara penuh PLB ICDX tersebut.
PLB ICDX sendiri berada di Kawasan Industri Ketapang dengan luas 5.000 meter persegi dengan kapasitas 10 ribu ton.
Kawasan ini dikelola PT Tantra Karya Sejahtera -W1NS Group selaku mitra ICDX.
Pelepasan ini ditandai pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng oleh Kepala kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Pangkalpinang, M Nasrul Fatah.
Hadir pada pelepasan ekspor perdana timah murni batangan dari PLB ICDX Edwin Salim CEO PT Tantra Karya Sejahtera-W1NS Group, Kepala Seksi Pelayanan kepabeanan dan Cukai Adler Simatupang, Deddy Irwan Kepala Surveyor Pangkalpinang dan Vice President ICDX Stella Novita Lukman.
Kepala kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Pangkalpinang, M Nasrul Fatah mengungkapkan dirinya merasa lega dengan adanya ekspor perdana dari PLB ICDX tersebut.
"Pagi ini saya lega selega-leganya karena akhirnya ekspor perdana timah bisa terlaksana. Ada pesan khusus dari Pak Dirjen kamu harus bisa menyelenggarakan Pusat Logistik Berikat," ungkap M Nasrul Falah.
Menurutnya, ekspor perdana dari PLB ICDX ini merupakan langkah awal untuk menjadikan Indonesia pusat kegiatan ekonomi timah yang sejalan dengan keinginan Presiden Jokowi.
"Selama ini sumberdaya ada di sini tapi kita tidak punya kuasa mengatur. Ini langkah awal dan terus berlanjut, mimpi presiden yang punya kita yang menguasai dan mengaturnnya. Saya dengar dengan adanya (PLB--red) ini tetangga kita sudah ketar-ketir," jelas Nasrul.
Sementara Edwin Salim CEO PT Tantra Karya Sejahtera-W1NS Group selaku mitra ICDX mengungkapkan ekspor perdana ini merupakan suatu kebanggaan karena sudah sejak lama diimpikan.
"Kita berharap dapat berjalan dengan baik, lancar dan terjalin kerjasama yang baik antar instansi. Kalau ada kekurangan kita harapkan jadi pelajaran untuk perbaikan kedepan agar lebih baik. Terimakasih atas dukungan yang diberikan pihak Bea Cukai selama ini," imbuh Edwin Salim.
Sedangkan Vice President ICDX, Stella Novita Lukman mengungkapkan ekspor perdana dari PLB ICDX merupakan hari yang bersejarah dalam peningkatan infrastruktur industri timah sehingga tujuan pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat timah dunia dan sebagai referensi harga timash dunia dapat tercapai.
"Kami mengucapkan terimakasih atas kerja keras Kementerian Perdagangan, Dirjen Bea Cukai, Bea Cukai Pangkalpinang, ICDX Logistik Berikat dan semua pihak yang mendukung terlaksananya ekspor perdana timah murni batangan melalui Pusat Logistik Berikat sehingga cita cita mulia bangsa dan negara dapat tercapai," imbuh Stella.
Ia berharap hari ini bisa menjadi sejarah dari Bangka untuk timah Indonesia, menjadikan Indonesia sebagai raksasa timah dunia, meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Babel serta menjadikan Bangka Belitung sebagai sentra timah dunia.
"Dan tak kalah pentingnya mengembalikan kedaulatan timah Indonesia ke tanah air," imbuh Stella. (adv/wan/may)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/bea-cukai_20171019_090842.jpg)