Pabrik Petasan di Tanggerang Meledak, Lihat Video Mayat Hangus Bergelimpangan
Pada video itu, sesorang menghitung korban dan menyaksikan mayat-mayat hangus terbakar bergelimpangan. Berikut videonya:
Penulis: Teddy Malaka | Editor: Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM, TANGERANG - Sebuah video kodisi pabrik petasan dan kembang api yagn meledak di Desa Cengklong Kecamatan Kosambi Kabupaten Tanggeran (26/10/2017) beredar. Pada video yang viral itu, tampak kondisi jenazah dengan kondisi hangus bergelimpangan.
Video tersebut beredar di facebook dan mengejutkan sejumlah pihak.
Pada video itu, sesorang menghitung korban dan menyaksikan mayat-mayat hangus terbakar bergelimpangan.
"Waduh banyak korban, banyak kepalanya itu," kata seorang dalam video tersebut.
Berikut videonya:
Informasi awal saat ini sekitar 23 orang tewas dan 43 dirawat di rumah sakit.
Sementara saat ini 60 orang lagi masih dicari keberadaanya.
Informasi yang beradar sebanyak 103 orang bekerja di Pabrik petasan milik PT Panca Buana Cahaya Sukses yang meledak pada Kamis (26/10/2017).
Demikian dikatakan Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta.
Dari jumlah itu, yang dirawat di tiga rumah sakit terdekat ada 43 orang.
"Dari keterangan Ester, karyawan di sini, pegawai ada 103 orang yang bekerja di gudang ini. Setelah melakukan pengecekan di rumah sakit, terdata ada 43 orang, sisanya masih dicari," kata Nico di lokasi gudang yang terletak di Jalan Raya SMPN 1 Kosambi, Desa Belimbing, Kabupaten Tangerang, Banten.
Sementara dari dalam reruntuhan gudang, Nico mengatakan telah ditemukan 23 korban tewas.
Kondisinya mengenaskan, tak bisa dikenali.
Kemungkinan, jumlah korban akan bertambah.
Namun, kata Nico, pihaknya masih melakukan penyisiran di dalam gudang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pabrik-petasan_20171026_170056.jpg)