Breaking News:

Usia 90 Tahun Dipercaya Keluarga Lim Ngit Sa Punya Keberuntungan

Kalau kita cewek itu usia 60-90 tahun itu biasa dirayakan dengan pesta ulang tahun yang besar. Istilahnya jarang

Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti
perayaan HUT-90 Lim Ngit Sa di Kenanga Sungailiat 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Kemeriahan ulang tahun Lim Ngit Sa yang ke-90 tahun Sabtu (4/11) di kediamannya Kenanga, Sungailiat dimeriahkan ratusan undangan, penampilan dua penyanyi ibukota Nia Daniati dan Ruth Sahanaya serta tokoh masyarakat. 

Anak bungsu dari lima bersaudara pasangan Lim Ngit Sa dan Bong Djoen Po, Yusri Lestari (56) mengatakan ide mengadakan pesta ulang tahun yang meriah ini sebagai bagian tradisi Tionghoa.

Pasalnya dalam tradisi Tionghoa usia 90 tahun merupakan usia keemasan yang tak biasa.

"Kalau kita cewek itu usia 60-90 tahun itu biasa dirayakan dengan pesta ulang tahun yang besar. Istilahnya jarang usia seperti ini. Apalagi pada dasarnya makin tua makin banyak undangan yang datang," ujar Yusri saat ditemui Bangka Pos. 

Ditanya soal resep usia orang tuanya yang sehat hingga memasuki usia 90 tahun. Ia membeberkan menikmati hidup mejadi salah satu resepnya.

Menurutnya tak semua orang yang memiliki rezeki bisa menikmati hidup dengan baik. 

"Selain menikmati hidup, Mama saya juga memiliki Fuk dalam bahasa angkanya. Fuk itu artinya hoki,"jelas Yusri yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Bangka Belitung. 

Dalam sambutannya di pesta ulang tahun Lim Ngit Sa mewakili keempat kakaknya.

Yusri pun kembali mengundang undangan yang hadir malam ini untuk kembali datang pada pesta ulang tahun ayahnya Bong Djoen Po yang tepat berusia 100 tahun pada 6 Desember 2017 mendatang.

"Saya mewakili keluarga merasa sangat bersyukur bahwa papa dan mama saya diberikan kesehatan. Mama usianya 90 tahun, papa desember nanti usia 100 tahun. Kalau Tuhan mengizinkan, saya undang yang hadir di sini pada ulang tahun papa yang akan diadakan di Pohin tempat kelahiran papa,"terang Yusri saat berada di atas panggung bersama tokoh masyarakat Ketua Paguyuban Peduli Kenanga Bersatu (PPKB), Budi Akun, Badan Intelejen Negara Ir.Suntana dan Anggota DPD RI Perwakilan Provinsi Kepulauan, Bangka Belitung Bahar Buasan.(*)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved