Bolehkah Puasa Saat Maulid Nabi Muhammad SAW, Ini Penjelasan Beserta Amalannya
Menurut riwayat yang bersumber dari sahabat Nabi, beliau lahir pada Senin 12 Rabi’ul Awwal tahun gajah.
BANGKAPOS.COM - Jumat (1/12/2017) bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Maulid Nabi adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW.
Yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal (kalender Islam) setiap tahunnya.
Sebenarnya ada dua versi tentang kelahiran Muhammad.
Menurut riwayat yang bersumber dari sahabat Nabi, beliau lahir pada Senin 12 Rabi’ul Awwal tahun gajah.
Baca: Tragis, Siswi Dipaksa Beginian di Rumah Pria Tua Sampai Ngeluh Kesakitan, Dalihnya Ngusir Setan
Sedangkan menurut riwayat yang bersumber dari ahlul bait Nabi, beliau lahir saat terbit fajar, hari Jumat 17 Rabiul Awwal tahun gajah.
Bagaimanapun versinya, malam kelahiran Nabi adalah malam yang sangat mulia.
Muhammad lahir di Mekkah dari seorang ibu bernama Aminah dan ayahnya Abdullah.
Kakek Nabi Muhammad bernama Abdul Muththalib.
Saat Maulid Nabi tiba, umat muslim dianjurkan untuk membaca salawat nabi sebanyak-banyaknya.
Berbuat baik, sedekah dan mengungkapkan kebahagiaan.
Lalu bolehkah seorang muslim berpuasa di hari Maulid Nabi?
Baca: Foto Pernikahan Jennifer Dunn dan Faisal Haris Tersebar, Netter Malah Gagal Paham pada Benda Ini
Sebagaimana TribunJogja.com kutip dari KonsultasiSyariah.com, tidak ada riwayat yang menganjurkan puasa di saat Maulid Nabi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ilustrasi-berdoa_20170920_230426.jpg)