Waspada Difteri, Penyakit Kuno Mengerikan yang Bangkit Lagi di Jaman Now
Penyakit satu kuno yang bangkit di jaman Now ini bahkan sudah memakan korban di beberapa daerah di Indonesia.
BANGKAPOS.COM, PALEMBANG - Kasus difteri di Indonesia saat ini sedang viral dibahas di semua media, baik elektronik maupun media massa hingga Medsos.
Penyakit kuno yang bangkit di jaman Now ini bahkan sudah memakan korban di beberapa daerah di Indonesia.
Dilansir dari Wikepidia, Difteri adalah penyakit akibat terjangkit bakteri yang bersumber dari Corynebacterium diphtheriae.
Baca: Difteri Bukan Penyakit Baru, Sudah Ada Imunisasi tapi Kok Bisa Mewabah Lagi?
Difteri ialah penyakit yang mengerikan di mana masa lalu telah menyebabkan ribuan kematian, dan masih mewabah di daerah-daerah dunia yang belum berkembang.
Kuman difteri disebarkan oleh menghirup cairan dari mulut atau hidung orang yang terinfeksi, dari jari-jari atau handuk yang terkontaminasi, dan dari susu yang terkontaminasi penderita.
//
Baca: Penyakit Difteri yang Berbahaya Sedang Mewabah di Indonesia, Ini Penyebabnya
Gejala yang muncul ialah sakit tenggorokan, demam, sulit bernapas dan menelan, mengeluarkan lendir dari mulut dan hidung, dan sangat lemah. Kelenjar getah bening di leher membesar dan terasa sakit.
Lapisan (membran) tebal terbentuk menutupi belakang kerongkongan atau jika dibuangkan menutup saluran pernapasan dan menyebabkan kekurangan oksigen dalam darah.
Perawatan bagi penyakit ini termasuk antitoksin difteri, yang melemahkan toksin dan antibiotik. Eritromisin dan penisilin membantu menghilangkan kuman dan menghentikan pengeluaran toksin.
Membuat lubang pada pipa saluran pernapasan atas (tracheotomy) mungkin perlu untuk menyelamatkan nyawa.
Baca: Begini Cara Paling Mudah Mengetahui Gejala Awal Penyakit Difteri
Dilansir dari Alodokter disebutkan World Health Organization (WHO), mencatat ada 7.097 kasus difteri yang dilaporkan di seluruh dunia pada tahun 2016. Di antara angka tersebut, Indonesia turut menyumbang 342 kasus.
Sejak tahun 2011, kejadian luar biasa (KLB) untuk kasus difteri menjadi masalah di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/difteri_20171208_084139.jpg)