Sabtu, 9 Mei 2026

Video Ini Tunjukkan Bayi yang Lahir Masih dalam Kantong Ketubannya

Dalam video ini Mama bisa melihat bagaimana kantung ketuban yang masih utuh, dengan bayi yang terlihat meringkuk di dalamnya

Tayang:
Editor: khamelia
NAKITA
Bayi lahir masih berkantong ketuban 

BANGKAPOS.COM--Tanda-tanda ibu yang mau melahirkan antara lain kantung ketuban yang sudah pecah, sehingga cairan ketuban merembes keluar.

Tetapi, ada juga ibu hamil yang tidak menunjukkan tanda-tanda ini.

Malahan, si bayi kemudian lahir masih di dalam kantung ketubannya di mana ia tumbuh dan berkembang selama ini. Ajaib, bukan?

Umumnya, kantung ketuban memang pecah sendiri saat persalinan (biasa disebut pecah ketuban), atau dirobek dengan pisau bedah saat operasi caesar.

Namun dalam video ini Mama bisa melihat bagaimana kantung ketuban yang masih utuh, dengan bayi yang terlihat meringkuk di dalamnya, lengkap dengan tali pusar yang memberinya oksigen.

Boleh dibilang, ini fenomena indah yang hanya terjadi dalam satu dari setiap 80.000 kelahiran normal.

Video milik Jasmine Perez ini menangkap momen langka ketika bayi lahir dengan selaput yang melindungi seluruh tubuhnya.

Bayi di dalam kantung ketuban itu dibaringkan di meja rumah sakit tak lama setelah dilahirkan.

Si bayi tampak bergerak-gerak, untuk menunjukkan bahwa dirinya siap untuk lahir ke dunia.

Dokter beberapa kali mengelap cairan yang menempel di selaput tersebut, bahkan menyentuh lengan mungilnya yang bergerak-gerak.

Sesaat kemudian sang dokter tampak meminta gunting, dan kemudian dengan sedikit robekan, selaput itu terbuka.

Dokter melebarkan robekannya, dan segera bayi itu meluncur keluar diikuti tumpahnya cairan ketuban.

Tubuh si bayi tampak biru, dengan lapisan warna putih menempel di sekujur tubuhnya.

Lapisan itu tak lain vernix caseosa, yaitu lapisan lemak yang melindungi suhu tubuh bayi begitu pertama kali lahir, sehingga bayi tidak mengalami hipotermia.

Menurut dr. Purnawan Senoajdi, SpOG, DTMH, lapisan lemak ini tidak perlu langsung dibersihkan.

Sumber: Nakita
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved