Selasa, 14 April 2026

Terungkap, Ternyata Ini Pekerjaan Abu Janda Sebelum Terkenal dan Alasan Dia Dipecat

Hal ini akhirnya terjawab saat Abu Janda menjadi bintang tamu di E-talkshow Tv One tadi malam. Pada kesempatan itu Abu Janda akhirnya mengungkap

Editor: Iwan Satriawan
kolase tribuntimur
Permadi Arya alias Abu Janda 

BANGKAPOS.COM--Sosok permadi Arya alias Abu Janda hingga kini masih jadi bahan perbincangan warganet.

Penggiat media sosial yang namanya populer usai tampil di ILC Tv One ini semakin banyak yang ingin tahu seperti apa sosoknya.

Salah Satu pertanyaan netizen adalah apa sebenarnya profesi pria kontroversial ini?

//

Hal ini akhirnya terjawab saat Abu Janda menjadi bintang tamu di E-talkshow Tv One tadi malam.

Pada kesempatan itu Abu Janda akhirnya mengungkap apa pekerjaannya sebelum dia terkenal seperti sekarang.

"Dulu saya bekerja di sebuah perusahaan Jepang," katanya.

Saat masih bekerja di perusahaan itu pada 2014 Permadi Arya membuat tokoh fiksi di media sosial berakun Abu Janda al-boliwud.

Apes, saat akun ini semakin populer bos Abu Janda di perusahaan Jepang itu tahu.

" Saya dipanggil dan disuruh memilih. pilih pekerjaan atau jadi Abu janda. Dan saya memilih Abu Janda," katanya.

Lantas setelah dipecat apa pekerjaan dia sekarang?

Abu Janda mengatakan dirinya kini lebih banyak jadi motivator dan diundang berbagai kelompok diskusi.

Walau demikian Abu Janda membantah jika dirinya mencari uang dengan profesi sebagai penggiat media sosial.

"Saya tidak cari uang di medsos. Saya menolak segala macam endorse," katanya.

Postingan Abu Janda di instagram pribadinya, Minggu (10/12/2017)
Postingan Abu Janda di instagram pribadinya, Minggu (10/12/2017) (instagram/ ustadabujanda)

Melalui akun instagram pribadinya, Abu Janda, membagikan kisahnya setelah kalah debat dengan Felix Siauw.

Ia mengunggah nasibnya sekarang yang memilih berjualan bakmi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved