Kalau Hal ini Dipenuhi Maka Angka Lakalantas di Bateng Bisa Dikurangi
Cukup tingginya angka lakalantas di wilayah hukum polres Bangka Tengah (Bateng) di picu beberapa penyebab.
Penulis: Evan Saputra | Editor: M Zulkodri
Laporan Wartawan Bangka Pos Evan Saputra
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Cukup tingginya angka lakalantas di wilayah hukum polres Bangka Tengah (Bateng) di picu beberapa penyebab.
Kasat Lantas Polres Bateng, Iptu Waliyuddin menyebutkan hal tersebut dapat dikurangi. Menurutnya, ada beberapa yang harus dibenah di negeri selawang segantang.
"Di Bateng belum ada KTL, kurang marka jalan, tidak ada mata kucing dijalan kalau ada saat kendaraan mau keluar jalur dia akan tersadar karena saat kena itukan kendaraan bergetar, selain itu kurangnya penerangan di jalan," ujarnya.
Weli menceritakan ruas jalan di arung dalam yang memiliki median jalan yang terlalu pendek. Hal itu katanya cukup membahayakan para pengendara.
"Deket arung dalam median tengah jalan terlalu pendek, saat ada kendaraan berlawanan sebelahnya tidak kelihatan, disitu paling rawan, tidak ada lampu penerangan, median jalanterlalu dalam," ujarnya.
Untuk itu, lanjut Weli pihaknya akan berkoordinasi bersama Dinas PU dan Dishub di Bateng untuk pemasangan lampu dan rambu-rambu.
"Kita koordinasi dengan pihak PU, Dishub, jasa raharja rencana pemasangan lampu dan rambu lalulintas di titik rawan, kita meningkatkan penyuluhan tentang keamanan keselamatan berlalulintas, pemasangan spanduk ditempat rawan lakalantas, patroli rutin meningkatkan patroli rawan laka," kata Weli.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/lakalantas_20171218_123933.jpg)