Selasa, 21 April 2026

Usai Bunuh Mantan Pacar, Begini Cerita Pelaku yang Gagal Bunuh Diri Gara-gara Talinya Putus

BJ atau Achoi (29) warga Sekadau tega menghabisi nyawa mantan kekasihnya, LC (17) karena cemburu.

Editor: khamelia
Istimewa/ Tribun Pontianak
Foto Siswi Kelas 2 SMK 6 Pontianak, Lie Chu (17) Korban Pembunuhan Mantan Kekasihnya. 

BANGKAPOS.COM--BJ atau Achoi (29) warga Sekadau tega menghabisi nyawa mantan kekasihnya, LC (17) karena cemburu.

Peristiwa terjadi di Jalan Kebangkitan Nasional, Senin (1/1/2018) subuh.

//

Achoi menghabisi nyawa mantan kekasihnya, Lie Chu atau Vela (17) yang masih duduk di kelas 2 SMK karena cemburu.

Achoi menuturkan jika ia telah berpacaran satu tahun enam bulan bersama Vela.

Namun ia telah putus beberapa waktu lalu.

Achoi terbakar api cemburu karena mendengar Vela telah memiliki kekasih baru dan ia menganggap jika Vela telah selingkuh dari dirinya.

Ia mendengar jika Vela selingkuh dan telah memiliki kekasih dari temannya yang bernama Th dan Ku.

"Saya tidak pernah melihat cowo barunya, tapi saya mendengar dari kawan saya kalau dia sudah ada cowo dan selingkuhan di belakang saya. Teman saya bilang cowo itu sering datang ke rumahnya," ucap Achoi di Rumah Sakit Anton Soejarwo Pontianak, Senin (1/1/2018).

Ia mengaku menyesal membunuh Vela yang dianggapnya sebagai cinta sejatinya, karena setelah membunuh Vela ia juga mau bunuh diri.

Tapi sayang tali yang digunakan untuk ia bunuh diri terputus sehingga tak jadi menyusul Vera yang telah dibunuhnya.

"Saya membunuh karena cemburu, dia selingkuh. Aku bunuh dia pakai tali tas dan jaket dengan dijeratkan di lehernya. Dia tidak melawan dan tidak teriak. Saya pacaran sama dia sudah setahun enam bulan," tambahnya.

Walaupun telah putus beberapa waktu lalu, namun Achoi tetap menganggap Vela sebagai kekasihnya dan menuding telah selingkuh karena mendengar perkataan dari temannya tersebut.

Ia menceritakan tempat terjadinya pembunuhan tersebut di kediaman abang kandung korban di Jalan Kebangkitan Nasional.

Saat itu rumah sedang kosong, karena abang korban sedang berada di luar.

Kasat Reskrim dan anggota Polresta Pontianak membawa tersangka pembunuhan kekasihnya, Achoi
Kasat Reskrim dan anggota Polresta Pontianak membawa tersangka pembunuhan kekasihnya, Achoi setelah mendapatkan perawatan di RS Anton Sujarwo untuk dibawa ke Mapolresta Pontianak

"Rumah itu kami berdua, abangnya tidak ada di rumah. Dia suruh saya datang di rumah abangnya, karena mamaknya tak bolehkan saya datang di rumahnya," ucapnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved