Bu Guru Cantik Diseret Lalu Digituin 48 Orang, 25 Tahun Jadi Misteri
Akhirnya, setelah 25 tahun barang bukti yang disimpan itu yang menyimpan teka-teki itu terkuak.
BANGKAPOS.COM - Seringkali pelaku pembunuhan dan pemerkosaan lepas dari jeratan hukum karena kurang cukup bukti ditambah tidak adanya saksi.
Tapi kini, dengan makin canggihnya alat-alat kedokteran juga makin modern untuk mengautopsi jasad korban.
Pelaku dapat dengan mudah dicari.
Dengan pemeriksaan DNA, ahli autopsi dapat dengan mudah mengidentifikasi pelaku berdasarkan jenis kelamin, warna kulit bahkan dengan data KTP (Kartu Tanda Penduduk) Elektronik, data dapat digalih dengan lebih spefisik.
Seperti kasus pemerkosaan dan pembunuhan kepada wanita cantik satu ini.
Dilansir news.hnr, tahun 1991 di Kota Jiaozuo, Provinsi Henan, China wanita bernama Wei diperkosa hingga meninggal dan jasadnya dibuang kedalam Sumur.
Wei merupakan wanita cantik yang berprofesi sebagai guru SD yang berasal Desa Hewan, Kotapraja Wuliyuan, Kabupaten Xiuwu.
Saat itu, Wei mengendarai sepeda motor untuk membawa anak laki-lakinya ke dokter, sekaligus membelikan baju untuk anak perempuannya.
Namun tak disangka hingga malam hari ia tidak kunjung pulang ke rumah.
Suami Wei, Cao Dashan, dan kakak laki-lakinya kemudian mencoba mencari Wei.
Di tengah perjalanan, ada orang yang memberi tahu mereka bahwa di dekat sumur desa ada sepeda motor yang tergeletak.
Setelah tiba di lokasi dan menyenter bagian dalam sumur, suami Wei menemukan anak laki-lakinya sudah mengambang di sana.
Tubuh Wei pun kemudian ditemukan tanpa sehelai baju pun.
Setelah melalui pemeriksaan pendahuluan, tim forensik menemukan bahwa kedua tengkorak kepala mengalami keretakan dan di dalam tubuh Wei juga ditemukan ada sperma.
Melihat kondisi tempat kejadian, kemungkinan pelaku menyeret Wei dan anak laki-lakinya dari jalan ke lokasi, lalu memperkosa Wei dan kemudian melemparkan keduanya ke dalam sumur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/perkosaan_20180105_124718.jpg)