Breaking News
Jumat, 24 April 2026

Ini Alasan Pengemudi di Indonesia Harus di Lajur Kiri dan Setir Mobil Ada di Kanan

Di Indonesia, ada dua risiko yang dapat diperoleh jika berkendara di lajur kanan, mengalami kecelakaan atau mendapat surat tilang.

Editor: fitriadi
static.news.lewatmana.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Di Indonesia, sudah menjadi hal yang lazim untuk mengemudikan kendaraan di sebelah kiri jalan.

Kecuali hendak mendahului, bagi mereka yang berkendara di lajur kanan, ada dua risiko yang dapat diperoleh, mengalami kecelakaan atau mendapat surat tilang dari Polisi.

Namun, hal yang sebaliknya terjadi di sebagian besar negara di dunia yang menganut “lajur kanan”.

Baca: 5 Kejadian Mengerikan Bakal Menimpa Manusia Jika Lebah Punah dari Muka Bumi

Di dunia memang terdapat dua tipe lajur berkendara, kalo enggak kiri, ya kanan.

undefined
Warna merah mewakili negara yang mengemudi di lajur kanan, warna biru mewakili negara yang mengemudi di lajur kiri.

Perbandingannya 34% memilih lajur kiri dan 66% memilih lajur kanan. Penganut “lajur kanan” berada di hampir seluruh Eropa dan sebagian besar benua Amerika.

Sedangkan penganut “lajur kiri” paling banyak berada di selatan benua Asia dan Afrika serta seluruh benua Australia.

Pemisahan lajur ini, apabila ditelusuri lebih awal, dimulai di Eropa, tepatnya di Inggris dan Prancis.

Baca: Pemilik Akun @AchmadBassrofi Diburu Polisi Gara-gara Mengancam Akan Tembak Jokowi

Walaupun sebelumnya mengikuti Inggris yang menggunakan lajur kiri, Perancis dikenal sebagai negara yang banyak mempengaruhi (atau memaksa) negara lain untuk menggunakan lajur kanan.

Inggris sendiri menggunakan lajur kiri untuk memudahkan para kesatrianya menggunakan pedangnya sekaligus mengendarai kereta kuda.

Dengan sebagian besar kesatria menggenggam pedang menggunakan tangan kanan, maka posisi ideal untuk bertarung sambil mengendarai kereta atau kuda adalah dengan sama-sama menggunakan lajur kiri.

Dikarenakan Kerajaan Inggris saat itu memiliki pengaruh yang besar, dan memiliki banyak daerah jajahan, maka penggunaan lajur kiri menjadi populer.

Baca: Mama Mesti Waspada, Ini 4 Makanan yang Berbahaya Buat Otak

Lajur kiri ini sebenarnya hanya diperuntukan bagi kaum kerajaan dan bangsawan.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved