Warga Mulai Resah Kawanan Buaya Hilir Mudik Dekat Pemukiman Warga

Sejumlah Warga Dusun Tutut Desa Penyamun Kecamatan Pemali Bangka dan sejumlah warga Lingkungan Simpalet Kudai Sungailiat Bangka, mulai resah

Editor: M Zulkodri
ist
Buaya yang berhasil ditangkap oleh warga Desa Bangka Kota, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan foto diambil Kamis (4/1/2018) siang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Sejumlah Warga Dusun Tutut Desa Penyamun Kecamatan Pemali Bangka dan sejumlah warga Lingkungan Simpalet Kudai Sungailiat Bangka, mulai resah.

Keresahan ini terjadi lantaran belakangan ini kawanan buaya mulai merambah kolong, saluran atau genangan air di sekitar pemukiman.

"Sempat ada buaya menyeberang jalan, lalu masuk ke kolong-kolong kecil di dekat pemukiman warga dusun kami, " kata Kepala Dusun (Kasus) Tutut Desa Penyamun Kecamatan Pemali Bangka, Syahroni alias Oni kepada Bangka Pos Group, Senin (29/1/2018).

Baca: Soal Selingkuh Ashanty Ingatkan Anang : Kalau Lagi Nafsu Banget Lihat Orang, Inget Mikir!

Diduga buaya dari habitat aslinya, sungai besar atau kolong besar terbawa arus sehingga masuk ke kawasan kebun warga, lalu menyeberang ke genangan air dekat rumah-rumah warga.

"Mungkin waktu hujan lebat beberapa waktu lalu, air meluap, sehingga buaya nyeberang jalan dan masuk ke kolong kecil dekat kampung ini," katanya.

Baca: Usai Menantang Ustaz Abdul Somad, Begini Nasib Supir Ojek Online Ini

Menurut Syahroni, keberadaan buaya tersebut sangat membahayakan, khususnya bagi anak-anak yang sering mancing atau mandi di kolong kampung.

Baca: Siapa Sangka, 10 Selebriti Papan Atas Dunia ini, Masih Keturunan Indonesia

Selaku kepala dusun, Syahroni berencana mengimbau kepada para orangtua agar mengingatkan anak-anak mereka, agar tak menjadi korban hewan ganas tersebut.

Warga Desa Bangka Kota kembali berhasil menangkap satu ekor buaya yang menyangkut di pancingan warga yang ingin berusaha menangkapnya, pada Jumat (5/1/2018)
Warga Desa Bangka Kota kembali berhasil menangkap satu ekor buaya yang menyangkut di pancingan warga yang ingin berusaha menangkapnya, pada Jumat (5/1/2018) (ist)

"Rencananya saya akan umumkan sebelum Sholat Jumat nanti di mesjid. Ya.. semacam imbauan lah agar masyarakat berhati-hati. Karena ini membahayakan warga, khususnya anak-anak yang suka mandi di kolong atau aliran air. Jika tak diingatkan, bisa membahayakan," kata Syahroni.

Baca: Gokil! Pernikahan Jadi-Jadian Ayu Ting Ting dan Boy Wiliam, Netizen : Pasangan Sableng

Ternyata tak hanya Warga Dusun Tutut, keresahan juga dirasakan oleh sejumlah Warga Lingkungan Simpalet Kudai Sungailiat.

Lingkungan ini berbatasan langsung dengan Dusun Tutut, dan aliran sungai atau bandar air menyatu sehingga memudahkan buaya berpindah-pindah.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved