Rabu, 22 April 2026

Pantai Tanjung Tak Diperhatikan, Masyarakat Koba Bentuk Komunitas

Pantai tanjung langkah, Koba, Bangka Tengah (Bateng) saat ini minim infrastruktur. Selain itu, di pantai ini pun dipenuhi sampah dan pecahan kaca

Penulis: Evan Saputra | Editor: M Zulkodri
Bangka Pos / Evan Saputra
Komunitas tanjung langkah ketika bersilaturahmi bersama ketua DPRD Bateng 

Laporan Wartawan Bangka Pos Evan Saputra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pantai tanjung langkah, Koba, Bangka Tengah (Bateng) saat ini minim infrastruktur. Selain itu, di pantai ini pun dipenuhi sampah dan pecahan kaca.

Pantai ini seakan menjadi pantai yang tak terurus, namun setiap akhir pekan pantai ini banyak dikunjungi masyarakat.

Melihat tidak adanya gerakan dari pemerintah untuk membenahi pantai ini, masyarakat Koba bersatu dan membuat komunitas. Komunitas ini berperan untuk membersihkan dan membuat tempat ini menjadi nyaman untuk dikunjungi.

Ketua komunitas pantai tanjung langkah, Alkodri mengatakan terbentuknya komunitas ini dikarenakan rasa prihatin melihat kondisi pantai yang tak terurus.

"Kami di bentuk berdasarkan rasa keprihatinan kami, pantai ini bagi kami ini tidak tersentuh sama sekali oleh perintah kami, sedikit iri misalnya di pantai terentang, tanjung berikat juga termasuk pantai lain yang begitu diperhatikan, jadi kami bentuk komunitas ini untuk peduli ke pantai tanjung," kata pria Alkodri saat silaturahmi bersama ketua DPRD Bateng, Algafry Rahman, Rabu (31/1/2018).

Alkodri mengatakan pemerintah selama ini berdiam diri untuk mempercantik pantai tanjung langkah. Padahal menurutnya, pantai ini berada di pusat kota Koba.

"Kami ingin orang juga melirik juga kesitu, karena setiap minggu ramai pantai ini dikunjungi, tapi untuk parkir motor saja susah. Harapan kami pemerintah menoleh ke situ untuk pembangunan, sudah lama orang ingin tanjung langkah baik enak dikunjungi," ujarnya.

Saat ini dipantai tanjung langkah kata Alkodri udah beberapa dipercantik, sudah ada beberapa pondok, lapangan untuk bermain voli. Selain itu, komunitas yang ia pimpin juga menanam pohon.

"Kami mulai rawat, kami menanam cemara pantai, sudah pembibitan, ketapang, program komunitas kami tahun ini penanaman, kami membenahi pohon yang rusak-rusak, penebasan rumput untuk parkir, dan membersihkan pantai karena banyak pecahan botol, kita harap tanjung lankah tersentuh," harapnya.(*)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved