DP2KBP3A Bangka Dampingi OC Siswi yang Jadi Viral Gara-Gara Berkelahi
Bagaimana upaya kita memanggil orang tua mereka, kawan-kawannya yang berada disana untuk memberi penjelasan
Penulis: nurhayati | Editor: Iwan Satriawan
Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati
BANGKAPOS.COM,BANGKA--Perkelahian di kalangan pelajar di Kabupaten Bangka saat ini semakin marak dan sangat memprihatinkan.
Apalagi perkelahian tersebut diposting ke media sosial (medsos) yang akhirnya menjadi viral.
Saat ini ada beberapa postingan perkelahian yang terjadi di kalangan pelajar perempuan di Sungailiat selain perkelahian di Kawasan Pelabuhan Jelitik Sungailiat yang menjadi viral, juga perkelahian pelajar perempuan terjadi Bukit Siam, Halaman Perkantoran Bupati Bangka lama dan juga di Hutan Lindung Sungailiat.
Maraknya perkelahian antar pelajar yang menjadi viral ini membuat Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka turun langsung.
Untuk saat ini pihak DP2KBP3A sudah menemui orang tua MS alias OC siswi salah satu sekolah swasta di Sungailiat. Pihaknya mendampingi MS selama pemeriksaan di Polres Bangka.
Sedangkan perkelahian antar pelajar lainnya masih diselidiki lebih lanjut untuk mendatangi pihak pelajar perempuan lainnya.
Sekretaris DP2KBP3A Kabupaten Bangka Boy Yandra membenarkan pihaknya mendampingi siswi tersebut.
Mereka juga siap memberikan perlindungan di rumah aman untuk siswi tersebut jika dibutuhkan.
"Bagaimana upaya kita memanggil orang tua mereka, kawan-kawannya yang berada disana untuk memberi penjelasan bahwa yang dilakukan mereka tidak baik. Untuk orang tua kami lebih menekan supaya pengawasan ke anaknya lebih ekstra maksimal. Guru mendidik di sekolah supaya dia pintar tapi di rumah pengawasannya harus lebih intens kemana anak pergi kalau terlambat pulang harus mencari dimana jangan dibiarkan," pesan Boy Yandra kepada bangkapos, saat mendampingi OC dan ibunya yang dimintai keterangan pihak Polres Bangkx
Dia mengatakan banyak tempat hiburan maupun nongkrong para pelajar tersebut.
Untuk itu pihaknya akan bekerjasama dengan pihak Polsek Sungailiat membuat kegiatan dan program di Ruang Terbuka Hijau maupun di Hutan Wisata.
Dengan demikian para pelajar ini bisa berkumpul dan bermain bersama. "Kalau mereka punya kelebihan disitu akan kita salurkan," kata Boy Yandra.
Terkait dengan ranah hukum pihaknya menyerahkan kepada kepolisian, dalam hal ini DP2KBP3A Kabupaten Bangka hanya mendampingian untuk siswi yang terlibat perkelahian tersebut.
Mereka berharap agar siswi tersebut bisa tetap melanjutkan sekolahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/boy-yandra-147_20160714_190158.jpg)