Minggu, 19 April 2026

Kisah Sang Ninja Terakhir di Jepang yang Masih Mampu Mendengar Suara Jarum Jatuh

Saya dipanggil ninja terakhir karena mungkin tidak ada orang lain yang bisa mempelajari semua terampilan

Editor: Iwan Satriawan
Daily Mail
Jinichi Kawakami, pria yang disebut sebagai ninja terakhir di Jepang. 

BANGKAPOS.COM--Nama ninja identik dengan negera Jepang. Sebenarnya ninja bukanlah fiksi belaka. Ada beberapa ninja yang beneran nyata di Jepang.

Salah satunya adalah Jinichi Kawakami. Pria 63 tahun adalah ninja terakhir di Jepang.

Dilansir dari dailymail.co.uk, Kawakami adalah pemimpin ke 21 klan Ban, sebuah dinasti ninja rahasia yang sekitar 500 tahun lalu.

Ia sudah mulai berlatih seni kuno ninjutsu sejak berusia 6 tahun di bawah rezin master Buddha, Masazo Ishida.

Untuk meningkat konsentrasinya, ia menghabiskan berjam-jam untuk menatap lilin sampai ia merasa berada di dalamnya.

Untuk mengasah pendengarannya, ia akan berlatih mendengarkan jarum yang dijatuhkan ke lantai kayu di kamar sebelah.

Dia memanjat dinding, melompat dari ketinggian, dan belajar bagaimana mencampur bahan kimia yang menyebabkan ledakan dan asap.

Dia juga dilatih untuk menahan panas dan dingin yang ekstrem serta pergi berhari-hari tanpa makanan atau air.

“Saya dipanggil ninja terakhir karena mungkin tidak ada orang lain yang bisa mempelajari semua terampilan yang diturunkan langsung dari guru ninja selama lima abad terakhir,” ungkap Kawakami.

“Sudah tidak ada lagi ninja.”

Tapi Kawakami telah memutuskan untuk membiarkan seni itu mati bersamanya. Sebab ninja dinilai ‘tidak sesuai dengan zaman modern’.

“Kami tidak dapat mencoba membunuh atau meracun. Bahkan jika kami mengikuti cara membuat racun, kami tidak bisa mencobanya,” terangnya.

Samurai, Ninja, Ronin, Apa Perbedaannya? Inilah Penjelasan Lengkap tentang Prajurit Tradisional Jepang

Dahulu, Jepang terkenal akan samurai dan ninjanya. Selain itu, kita juga mengenal istilah ronin.

Sebenarnya apa perbedaan dari istilah-istilah ini? Berikut penjelasan lengkapnya.

Sumber: Intisari
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved