Mengaku Terpaksa dan Mohon Maaf, Fahri Hamzah Akan Laporkan Sohibul Iman ke Polisi Hari Ini
Sungguh ini memasuki pengertian saya yang paling dasar dari eksistensi. Saya merasa sedang dirusak dan dihilangkan. Padahal pengadilan memenangkan...
Padahal pengadilan memenangkan saya.
Baca: Aksi Pencak Silat Ini Bikin Petarung MMA Kelenger KO di Octagon
@Fahrihamzah: Saya bertanya pada diri saya, “apa sih yang saya perjuangkan?
Apakah saya sedang mempertahankan jabatan?
Apakah reputasi saya tidak laku dijual? Apakah saya tak dapat diterima di tempat lain?
Baca: Wanita Ini Meninggal Tak Wajar Saat Berselingkuh di Hotel, dari Bohong Pada Suami Hingga Langganan
Apa yang paling berharga untuk saya pertahankan? “
@Fahrihamzah: Maka pertanyaan yang paling mengganggu saya adalah soal reputasi dan harga diri yang saya perjuangkan sepanjang hidup saya.
Itu seperti sebuah rumah yg pondasinya saya letakkan kokoh dan batu-batanya saya susun perlahan satu persatu.
Baca: Ada yang Lebih dari 50 Kg, Ini 5 Bongkahan Emas Terbesar di Dunia yang Pernah Ditemukan Masih Utuh
@Fahrihamzah: Secara umum, menurut saya dalam sistem politik yang gamang ini, PKS termasuk partai yang memiliki sistem pendidikan berjenjang dan menyusun tangga reputasi kita secara bertahap.
Reputasi itu diuji dalam kebersamaan setahap demi setahap.
Baca: Banyak Orang yang Keliru, Begini Analisa Gestur Jabat Tangan Presiden Jokowi dengan Agus Yudhoyono
@Fahrihamzah: Dan saya telah melalui tahapan yang panjang untuk nama baik dan reputasi saya.
Saya mengikuti kaderisasi berjenjang bahkan sebelum partai terbentuk sekitar 1992 (Lebih 1/4 abad lalu) dan setengah dari umur terbaik saya ini telah ada dalam keterlibatan penuh.
@Fahrihamzah: Jadi, setelah reputasi dan harga diri saya terbentuk melalui batu bata yang saya susun secara teliti satu persatu sehingga membentuk rumah karakter saya yang terus diperbaiki, sekarang ada yg bilang itu semua bohong.