Lulusan Amerika, Anak Miliarder Ini Malah Berjuang Hidup dalam Kemiskinan, Alasannya Mengharukan
"Aku sangat syok saat datang ke Hyderabad dan terutama melihat tenpat tinggal kakakku. Sungguh sebuah tempat di luar bayanganku. Namun aku .."
Tiga hari kemudian dia diterima di sebuah perusahaan makanan internasional dengan gaji 4000 rupee atau sekitar Rp841 ribu.
Namun Hitarth hanya sanggup bekerja 5 hari sebelum akhirnya resign.
Hitarth bergonta-ganti pekerjaan.
Dia mengaku beruntung pernah menjadi sebuah tenaga marketing yang digaji 1500 rupee seminggu.
Baca: Wanita Ini Pilih Mundur Meski Digaji Rp 1,2 M, Malah Jadi Penguji Mainan Orang Dewasa, Ini Gajinya
Hitarth ganti 4 pekerjaan dalam sebualan dan berhasil mengumpulkan uang 5000 rupee atau sekitar Rp1 juta rupiah.
Jumlah yang sebenarnya sangat kecil dibandingkan uang saku sekolahnya dulu, namun jauh lebih bernilai di mata Hitarth sekarang.
Baca: Bukti Cinta Tak Pandang Usia! 7 Artis Pria Ini Nikahi Gadis Belia Meski Terpaut 10 Tahun Lebih

Sekitar dua bulan Hitarth mesti melakoni hidup seperti itu.
Baca: Mengaku Terpaksa dan Mohon Maaf, Fahri Hamzah Akan Laporkan Sohibul Iman ke Polisi Hari Ini
Hingga pada masa akhir percobaannya, adik perempuan Hitarth, Krupali berkunjung ke rumah singgahnya.
"Aku sangat syok saat datang ke Hyderabad dan terutama melihat tenpat tinggal kakakku. Sungguh sebuah tempat di luar bayanganku. Namun aku sangat bangga kepada kakakku yang bisa menjalani tradisi ini," tutur Krupali.
Baca: 7 Fakta Polisi Pergoki Istri Selingkuh dengan Kapolsek di Kontrakan, Diintai 2 Jam Hingga PDH
Ya, menjalani kehidupan miskin seusai rampung kuliah memang tradisi keluarga Dholakia.
Kakak Hitarth, Pintu Tulsi Bhai Dholakia (31) juga menjalaninya.